Fans Bisa ke Stadion di Pekan Terakhir Premier League?

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 23 Feb 2021 06:05 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - DECEMBER 27: Liverpool fans sing in their socially-distanced seats during the Premier League match between Liverpool and West Bromwich Albion at Anfield on December 27, 2020 in Liverpool, England. A limited number of fans (2000) are welcomed back to stadiums to watch elite football across England. This was following easing of restrictions on spectators in tiers one and two areas only. (Photo by Nick Potts - Pool/Getty Images)
Fans Liga Inggris bisa datang ke stadion di pekan terakhir (Getty Images/Pool)
London -

Ada kabar baik untuk fans klub Premier League. Kabarnya pemerintah Inggris akan mengizinkan fans datang ke stadion di pekan terakhir.

Suporter sebenarnya sempat diizinkan untuk menonton kembali di stadion-stadion Premier League bulan Desember lalu, sesuai dengan tingkat penularan dan dibatasi 2.000 penonton. Jadi ada klub yang beruntun bisa disaksikan penonton, ada juga yang tetap tertutup.

Tapi menyusul naiknya angka penularan di Inggris di pertengahan Desember, aturan tersebut dicabut dan pertandingan Premier League tertutup lagi sampai saat ini. Untungnya belakangan ini kasus virus corona mulai bisa dikendalikan lagi.

Meski demikian, status lockdown memang belum dicabut oleh pemerintah Inggris dan bahkan aturan kesehatannya diperketat, termasuk untuk klub-klub Premier League. Nah, kabar baiknya adalah aturan pembatasan kegiatan olahraga cuma bertahan sampai 17 Mei.

Pasalnya pemerintah Inggris berencana tidak akan memperpanjang, sehingga ada kemungkinan pekan terakhir Premier League pada 23 Mei bisa didatangi lagi oleh fans. Meski dengan catatan, angka penularan saat itu memang sudah terkendali.


Nantinya akan dibatasi sekitar maksimal 25 persen dari kapasitas stadion atau sekitar 10 ribu penonton. Maka itu, Pemerintah Inggris akan menguji terlebih dulu rencana ini dengan menjadikan final Piala Liga Inggris antara Manchester City kontra Tottenham Hotspur sebagai "laga ujicoba".

Duel yang dihelat di Wembley 26 April itu rencananya bisa disaksikan penonton dalan jumlah kecil. Jika nantinya disetujui, maka juara Premier League bisa merayakan bareng fans di dalam stadion, sesuatu yang tak bisa dilakukan Liverpool saat jadi juara musim lalu.

Keputusan mengangkat larangan ini juga berkaitan dengan bakal dihelatnya Piala Eropa 2020 mulai Juni hingga Juli. Sebab Inggris kedapatan jatah tuan rumah paling banyak, yakni tujuh kali, termasuk semifinal dan final.

Sementara itu Hampden Park di Glasgow menggelar tiga laga fase grup dan satu laga babak 16 besar.

(mrp/raw)