Karena Guardiola Tak Pernah Bisa Bersantai-santai

Yanu Arifin - Sepakbola
Sabtu, 27 Feb 2021 09:30 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - JANUARY 13: Manager of Manchester City, Pep Guardiola gives their team instructions during the Premier League match between Manchester City and Brighton & Hove Albion at Etihad Stadium on January 13, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around England remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Clive Brunskill/Getty Images)
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, kerap meledak-ledak di lapangan. (Foto: Clive Brunskill/Getty Images)
Manchester -

Pep Guardiola tengah membawa Manchester City melesat saat ini. Manajer asal Spanyol itu mengaku tak pernah bisa bersantai-santai.

Guardiola berpeluang membawa City juara Liga Inggris musim ini. Setelah sempat keteteran di awal, Gabriel Jesus dkk kini bisa bangkit, bahkan meninggalkan pesaingnya.

City sudah tak terkalahkan di 26 pertandingan. Di 19 pertandingan terakhirnya, City bahkan menuntaskannya dengan kemenangan, yang menjadi rekor di Inggris.

Dari 19 kemenangan beruntunnya, 13 kali di antaranya diraih di Liga Inggris. Kini, The Citizens bisa memimpin klasemen Liga Inggris dengan 59 poin, unggul 10 angka dari sang tetangga, Manchester United.

Guardiola menilai, dirinya memang selalu memacu para pemainnya untuk tampil lebih baik lagi. Ia bahkan kerap berteriak karena ingin pemainnya tidak bersantai-santai di lapangan.

"Kadang-kadang saya meneriaki para pemain saya, padahal seharusnya tidak, tetapi saya tidak bisa mengendalikannya," kata Pep Guardiola, dilansir Daily Mail.

"Ketika saya masih menjadi pemain, saya juga begitu, ya begitulah saya. Saya tidak ingin berpura-pura pada diri saya sendiri. Saya tidak ingin merasa lemah. Ini adalah tuntutan pada diri saya sendiri, dan saya juga menuntutnya dari para pemain saya. Mereka harus tahu bahwa saya tidak sedang beristirahat."

"Mereka harus begitu. Ketika mereka tiba di sini, mereka harus tahu kami harus menang. Jika tidak menerimanya, Anda tidak bisa berada di sini. Itulah satu-satunya cara di klub-klub besar. bos kami tidak ingin satu hari pun kami tertidur atau istirahat. Kami mendorong satu sama lain untuk menjadi lebih baik," ungkapnya.

Selanjutnya, Manchester City vs West Ham United akan tersaji di Etihad Stadium, Sabtu (27/2/2021). Apa Pep Guardiola bisa membawa anak asuhnya mengemas kemenangan ke-20 beruntunnya?

(yna/bay)