Andreas Christensen, From Zero To Hero di Chelsea

Afif Farhan - Sepakbola
Jumat, 05 Mar 2021 16:00 WIB
LONDON, ENGLAND - DECEMBER 28: Andreas Christensen of Chelsea in action during the Premier League match between Chelsea and Aston Villa at Stamford Bridge on December 28, 2020 in London, England. (Photo by Richard Heathcote/Getty Images)
Andreas Christensen, From Zero To Hero di Chelsea (Getty Images/Richard Heathcote)
Liverpool -

Andreas Christensen jadi pilihan utama Thomas Tuchel di lini pertahanan Chelsea. Padahal sebelumnya, Christensen sering dihujat karena bikin kesalahan melulu.

Chelsea mampu mengamankan tiga poin kala menghadapi Liverpool di Anfield dalam lanjutan Liga Inggris, Jumat (5/3/2021) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan The Blues dibuat oleh Mason Mount di menit ke-42.

Hasil tersebut membuat Chelsea kini melonjak ke peringkat keempat Klasemen Liga Inggris sementara dengan 47 poin. The Reds, sang juara bertahan harus terdampar ke peringkat ketujuh dengan 43 poin.

Salah satu pemain Chelsea yang bersinar di laga tersebut adalah bek Andreas Christensen. Pemain asal Denmark ini mampu bermain baik menjaga pertahanan Chelsea.

Christensen berdiri di tengah yang diapit oleh Antonio Rudiger dan Cesar Azpilicueta. Christensen dengan tenang mampu meredam serangan trio 'Firmansah', serta tenang dalam membangun serangan.

Padahal di pertemuan pertama antara Chelsea vs Liverpool di Stamford Bridge pada awal-awal musim, Christensen bikin kesalahan dengan melanggar Sadio Mane yang berlari sendirian dan kiper Kepa Arrizabalaga kala itu harus keluar jauh dari sarangnya.

Christensen terlihat merangkul lalu membanting Mane dan kartu merah didapatkannya. Chelsea pun kalah 0-2.

LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 20: Andreas Christensen of Chelsea fouls Sadio Mane of Liverpool, which after a VAR review leads to Andreas Christensen of Chelsea receiving a straight red card during the Premier League match between Chelsea and Liverpool at Stamford Bridge on September 20, 2020 in London, England. (Photo by Matt Dunham - Pool/Getty Images)Saat Andreas Christensen membanting Sadio Mane (Getty Images/Pool)

Andreas Christensen malah sempat beberapa kali dibangkucadangkan, karena seringkali membuat kesalahan. Posisinya diambil alih oleh Kurt Zouma.

Di era manajer Thomas Tuchel, Christensen kembali mendapat kepercayaan. Pemain berusia 24 tahun itu kembali masuk ke skuad utama, menggantikan Thiago Silva yang cedera.

Christensen turun sebagai starter di enam laga terakhir Chelsea-Tuchel di seluruh kompetisi. Hasilnya, cuma dua kali gawang Chelsea kebobolan.

"Dia berani, kuat dalam satu lawan satu, berani, cerdas dalam membangun serangan, dan percaya diri," puji Tuchel seperti dilansir dalam situs resmi Chelsea.

"Saya sangat senang dengan penampilannya dan bagaimana dia berkembang. Dia telah menjadi bagian besar dari penampilan kami," tambahnya.

(aff/krs)