Arteta Heran Arsenal Tak Dapat Penalti, Premier League Buka Suara

Putra Rusdi K - Sepakbola
Minggu, 07 Mar 2021 02:00 WIB
BURNLEY, ENGLAND - MARCH 06: Erik Pieters of Burnley defends a shot on goal with his shoulder, leading to a Red Card and penalty to Arsenal decision, which were both overruled following a VAR review during the Premier League match between Burnley and Arsenal at Turf Moor on March 06, 2021 in Burnley, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Peter Powell - Pool/Getty Images)
Mikel Arteta heran Arsenal tak dapat penalti usai Erik Pieters handball (Foto: Getty Images/Pool)
Burnley -

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, heran timnya tak mendapat penalti saat Erik Pieters handball. Pihak Premier League buka suara mengapa hal itu tak pelanggaran.

Arsenal bermain imbang 1-1 dengan Burnley di Turf Moor pada pekan ke -27 Liga Inggris, Sabtu (6/3/2021) malam WIB. The Gunners mampu unggul lebih dulu di menit ke-6 lewat Pierre-Emerick Aubameyang.

Namun, kesalahan fatal Granit Xhaka di menit ke-39 membuat The Clarets mampu menyamakan kedudukan. Xhaka yang mendapat umpan pendek dari Bernd Leno di kotak penalti Arsenal tak cukup baik dalam melepas umpan.

Bola mengenai Chris Wood dan bergulir ke gawang Arsenal. Saat kedudukan 1-1, Meriam London menggempur lini pertahanan tuan rumah.

Pada menit ke-75, Erik Pieters tampak handball di kotak penalti saat berusaha mengadang pergerakan Nicolas Pepe. Arsenal tak mendapat penalti karena VAR dan wasit tak menganggapnya melakukan pelanggaran.



Pieters kembali dinilai handball di kotak penalti saat menghalau tendangan Pepe di garis gawang pada menit ke-84. Wasit sempat menunjuk titik putih dan mengkartu merah bek asal Belanda tersebut.

Namun, kemudian keputusan itu dibatalkan karena VAR menilai bola mengenai bahu Pieters. Arsenal gagal mencetak gol kemenangan hingga akhir laga.

Mikel Arteta yang frustrasi timnya gagal meraih tiga angka heran Arsenal tak mendapat penalti di insiden handball pertama Pieters.

"Jika yang pertama bukan penalti, jujur saja seseorang harus datang ke tempat latihan dan menjelaskan apa itu handball. Itu tidak bisa lebih jelas lagi," ujar Arteta dikutip dari BBC.

Pihak Premier League kemudian berusaha meluruskan kenapa handball pertama Pieters di laga ini tak dianggap pelanggaran. Hal ini karena sebelum handball bola terlalu dekat dengan Pieters.

"Bola mengenai dia dari jarak dekat dan dia tidak punya waktu untuk bereaksi. Penalti tidak diberikan pengadil di lapangan dan VAR tidak menganggapnya sebagai pelanggaran yang jelas," bunyi pernyataan Premier League dikutip dari The Sun.

(pur/aff)