Gary Neville: Liverpool Buruk Seburuk-buruknya

Afif Farhan - Sepakbola
Selasa, 09 Mar 2021 12:47 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - MARCH 07: Jurgen Klopp, Manager of Liverpool looks on as Mohamed Salah and Sadio Mane of Liverpool leave the pitch following the Premier League match between Liverpool and Fulham at Anfield on March 07, 2021 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Paul Ellis - Pool/Getty Images)
Gary Neville: Liverpool Buruk Seburuk-buruknya (Getty Images/Pool)
Liverpool -

Liverpool terus-terusan meraih hasil buruk di Liga Inggris. Gary Neville sampai tidak bisa berkata-kata.

Liverpool mencatatkan rekor terburuk dalam sejarah klub di Liga Inggris. Sudah enam kali The Reds kalah beruntun di kandangnya sendiri, Anfield.

Liverpool juga terjun bebas di Klasemen Liga Inggris sementara. The Reds bercokol di peringkat kedelapan dengan koleksi 43 poin, beda 23 poin dari Manchester City di peringkat teratas.

Malah, Liverpool bisa saja disalip oleh dua tim dibawahnya yakni Aston Villa dan Arsenal. Aston Villa cuma punya selisih tiga poin, tapi punya dua laga yang belum dimainkan. Sedangkan Arsenal, punya selisih lima poin.

LIVERPOOL, ENGLAND - MARCH 07: Alisson Becker of Liverpool looks dejected following the Premier League match between Liverpool and Fulham at Anfield on March 07, 2021 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Clive Brunskill/Getty Images)Liverpool begitu terpincang-pincang (Getty Images/Clive Brunskill)

"Seberapa buruk Liverpool? Mereka buruk seburuk-buruknya," ujar pundit sepakbola, Gary Neville seperti dilansir dari Sky Sports.

Gary Neville begitu aneh melihat The Reds. Sang juara bertahan Liga Inggris itu sejatinya punya komposisi pemain yang sama selama beberapa tahun terakhir, yang pernah menjuarai Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, dan Liga Inggris.

Banner Liverpool

"Jika saya ditanya, dalam tiga tahun terakhir lebih bagus Manchester City atau Liverpool? Maka, saya tidak ragu memilih Liverpool," terangnya.

"Tapi apa yang terjadi saat ini begitu aneh. Rasanya seperti mereka benar-benar kehilangan semua yang mereka miliki. Kehilangan Kecepatan bermain, kepercayaan diri, dan Anfield menjadi tempat yang sulit buat diri mereka sendiri," tambah eks pemain Manchester United itu.

Gary Neville pun sampai bingung, apa solusi yang tepat buat Liverpool. Baginya, cuma Liverpool sendiri yang bisa menjawabnya.

"Liverpool masih berjuang untuk tembus empat besar dan terus melangkah di Liga Champions. Mereka punya manajer dan tim yang hebat, tapi saya tidak punya gambaran bagaimana akhir musim nanti buat mereka," tutupnya.

(aff/krs)