Leicester Vs MU Duel di Piala FA Nanti Malam, Ini Data dan Faktanya

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Minggu, 21 Mar 2021 13:01 WIB
LEICESTER, ENGLAND - DECEMBER 26: Axel Tuanzebe of Manchester United scores an own goal after Jamie Vardy of Leicester City took a shot on goal during the Premier League match between Leicester City and Manchester United at The King Power Stadium on December 26, 2020 in Leicester, England. The match will be played without fans, behind closed doors as a Covid-19 precaution. (Photo by Glyn Kirk - Pool/Getty Images) Pool/Getty Images)
Data dan fakta seputar laga Leicester vs MU di Piala FA nanti malam. (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Leicester City dan Manchester United akan berebut satu tempat di semifinal Piala FA. Berikut sejumlah data dan fakta seputar pertandingan itu.

Leicester akan menjamu MU di Stadion King Power pada laga perempatfinal, Senin (22/3/2021) dinihari WIB. Sejauh ini sudah ada dua tim yang lebih dulu lolos, yaitu Southampton dan
Manchester City.

Bagi MU, Piala FA menjadi salah satu kompetisi yang realistis untuk dimenangi sekaligus menyudahi puasa trofi juara dalam tiga tahun. Pasalnya, the Red Devils sangat sulit untuk mengejar City di Liga Inggris dan sudah terdepak di Piala Liga.

Menghadapi Leicester, MU lebih diunggulkan. Bruno Fernandes cs memiliki rekor pertemuan yang begitu meyakinkan dan sedang dalam laju positif di kompetisi domestik.

Berikut ini adalah data dan fakta seputar duel perempatfinal Piala FA antara Leicester vs MU, sebagaimana dikutip dari BBC Sport:

1. Satu-satunya kemenangan Leicester City dalam 25 pertemuan - selama 23 tahun - adalah dengan skor 5-3 di Stadion King Power di Premier League pada September 2014 (menang 1, seri 5, kalah 19).

2. Itu adalah kemenangan pertama Leicester di kandang atas Man United dalam 14 percobaan.

3. Manchester United memenangi dua pertemuan melawan Leicester City di Piala FA sebelumnya: 3-1 di final 1963 dan 2-1 di laga tandang babak kelima pada 1975/76.

4. The Foxes tidak mencapai semifinal Piala FA sejak 1982; sejak saat itu mereka kalah di perempatfinal di mana tiga terakhirnya seluruhnya melawan Chelsea (2020, 2018, 2012).

5. Manajer Leicester Brendan Rodgers menderita 11 kekalahan dari 14 pertemuan dengan Man United. Rodgers gagal sekalipun menang dalam tujuh pertemuan terakhir.

6. Manchester United sudah melaju tidak terkalahkan dalam 29 pertandingan di seluruh kompetisi domestik (menang 21, seri 8).

7. Setan Merah telah memenangi Piala FA sebanyak 12 kali, hanya kalah dari Arsenal (14).

8. Man United mencari rekor 31 semifinal Piala FA, melewati Arsenal.

(rin/adp)