Tak Dendam, Lampard Bersyukur Pernah Latih Chelsea

Yanu Arifin - Sepakbola
Sabtu, 10 Apr 2021 10:00 WIB
LONDON, ENGLAND - DECEMBER 28: Frank Lampard, Manager of Chelsea looks on ahead of the Premier League match between Chelsea and Aston Villa at Stamford Bridge on December 28, 2020 in London, England. The match will be played without fans, behind closed doors as a Covid-19 precaution. (Photo by Richard Heathcote/Getty Images)
Eks manajer Chelsea, Frank Lampard. (Foto: (Getty Images/Richard Heathcote)
London -

Frank Lampard dipecat Chelsea karena serangkaian hasil buruk. Tak menaruh dendam, eks gelandang The Blues itu bersyukur pernah diberi kesempatan.

Chelsea pisah jalan dengan Lampard pada Januari lalu. Rentetan hasil buruk di Liga Inggris menjadi pemicunya.

Ketika itu, dari delapan pertandingan terakhir di Liga Inggris, Chelsea menelan lima kekalahan. Hasil yang membuat posisi Si Biru merosot di klasemen Liga Inggris--sebelum kini didongkrak lagi oleh kehadiran Thomas Tuchel.

Ketika itu, Lampard dipecat karena dianggap 'tidak memenuhi harapan klub'. Meski terdepak, pria 42 tahun itu tak menaruh dendam.


"Saya sangat menghargai kesempatan yang saya miliki untuk melatih Chelsea," kata Lampard dalam sesi Tanya Jawab eksklusif untuk membantu Willow Foundation, seperti dilansir Daily Mail.

"Itu adalah waktu yang luar biasa. Semua orang tahu bagaimana perasaan saya tentang klub," jelasnya.

Sekitar tiga bulan menganggur, Lampard mengaku sudah mendapat beberapa tawaran melatih lagi. Namun, ia masih menikmati waktu bersama keluarganya.

"Sepakbola telah menghabiskan hidup saya, pertama sebagai pemain dan kemudian sebagai manajer. Tidak ada yang ingin kehilangan pekerjaan mereka. Tetapi ketika Anda memasuki karier ini, itu bisa terjadi, tidak peduli seberapa bagus anda," kata Lampard.

"Itu memberi saya lebih banyak waktu untuk berada di rumah. Sangat menyenangkan berada di sekitar keluarga."

"Saya punya beberapa peluang yang muncul dalam enam minggu terakhir, dua bulan, yang sangat bagus, tapi bukan hal yang tepat. Mereka tidak cukup tepat," jelas Lampard, yang merupakan topscorer sepanjang masa Chelsea semasa masih bermain.

(yna/raw)