Harry Kane di Antara MU, Manchester City, dan PSG

Afif Farhan - Sepakbola
Rabu, 14 Apr 2021 16:40 WIB
LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 28: Harry Kane of Tottenham Hotspur looks on after a missed chance during the Premier League match between Tottenham Hotspur and Burnley at Tottenham Hotspur Stadium on February 28, 2021 in London, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Matthew Childs - Pool/Getty Images)
Harry Kane di Antara MU, Manchester City, dan PSG (Getty Images/Pool)
London -

Harry Kane jadi rebutan. Tiga tim besar mengincarnya yakni Manchester United, Manchester City, dan PSG. Pilih yang mana, Kane?

Harry Kane terus jadi mesin gol bagi Tottenham Hotspur di Liga Inggris musim ini. Tercatat, Kane sudah mengemas 19 dari 29 laga dan bahkan jumlah assist-nya mencapai angka 13.

Di usia 27 tahun, Kane memang sedang matang-matangnya. Kane dirasa sedang dalam periode emasnya dan sulit dibendung di dalam kotak penalti.

LONDON, ENGLAND - DECEMBER 06: Harry Kane of Tottenham Hotspur celebrates after scoring their sides second goal during the Premier League match between Tottenham Hotspur and Arsenal at Tottenham Hotspur Stadium on December 06, 2020 in London, England. A limited number of fans (2000) are welcomed back to stadiums to watch elite football across England. This was following easing of restrictions on spectators in tiers one and two areas only. (Photo by Glyn Kirk - Pool/Getty Images)Harry Kane mesin golnya Tottenham Hotspur (Getty Images/Pool)

Dilansir dari Mirror, tajamnya Harry Kane musim ini tidak sejalan lurus dengan performa Tottenham Hotspur. Di Liga Inggris, Spurs yang sempat jadi kandidat juara malah harus terlempar dan kini bersaing ketat buat finis di empat besar.

Di Piala FA dan Liga Europa, Tottenham Hotspur sudah tersingkir. Cuma Carabao Cup, satu-satunya Spurs dapat trofi musim ini. Itu pun harus bisa melewati hadangan Manchester City di final pada 25 April.

Jika Tottenham Hotspur masih begitu-begitu saja di akhir musim ini, maka sudah saatnya Harry Kane pindah. Kane harus bisa bersaing di level yang lebih tinggi demi bisa mencium trofi.

Kane memang belum memenangi trofi apapun sejak berseragam Spurs di tahun 2013. Meski, beberapa kali merasakan gelar top skor di berbagai ajang.

Setidaknya, ada tiga klub terdepan yang mengantre untuk mendapatkan Harry Kane. Tiga klub itu adalah Manchester United, Manchester City, dan Paris Saint-Germain (PSG).

Di bawah komando manajer Ole Gunnar Solskjaer, Manchester United pelan-pelan berevolusi. Lini belakang, tengah, dan sayap dibenahi. Kini cuma satu kepingan puzzle tersisa di pos striker dan itu cocok untuk diisi Harry Kane.

Sedangkan Manchester City, mau mencari pengganti sosok Sergio Aguero. Tentu, Harry Kane tidak dipungkiri sebagai mesin gol di Premier League.

Kalau PSG, pelan-pelan juga lagi berbenah di tangan pelatih baru Mauricio Pochettino. Pelatih yang juga eks manajer Spurs dan kenal betul sama Kane.

Harga di pasaran, Harry Kane dibanderol mulai seharga 120 juta euro atau setara Rp 2,1 triliun. Siapa yang bisa menimangnya?

(aff/raw)