Man City Memang Lelah, tapi...

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Sabtu, 17 Apr 2021 04:05 WIB
Manchester Citys head coach Pep Guardiola celebrates with goal scorer Manchester Citys Phil Foden during the Champions League quarterfinal second leg soccer match between Borussia Dortmund and Manchester City at the Signal Iduna Park stadium in Dortmund, Germany, Wednesday, April 14, 2021. (AP Photo/Martin Meissner, Pool)
Manchester City akui cukup kelelahan harus bermain tiap tiga hari. (Foto: AP/Martin Meissner)
Jakarta -

Manchester City ditunggu laga berat lainnya akhir pekan ini kontra Chelsea. Jadwal padat tampil di empat kompetisi diakui melelahkan, tapi tak ada komplain.

Usai memastikan lolos ke semifinal Liga Champions dengan mengatasi Borussia Dortmund tengah pekan ini, Manchester City langsung ditunggu Chelsea. Keduanya akan berhadapan di Wembley, Sabtu (17/4/2021) malam WIB pada semifinal Piala FA.

Menuju akhir musim, Citizens masih terus harus melalui jadwal padat dan praktis bermain tiap tiga hari. Ini tak terlepas dari masih aktifnya Kevin de Bruyne dkk di empat kompetisi.

Harus menjalani laga penentuan lain setelah menghadapi perlawanan sengit dari Borussia Dortmund diakui melelahkan. Tapi di lain sisi, Pep Guardiola menilai situasi ini juga memberikan keuntungan psikologis.

"Ini sungguh jauh lebih mudah. Bayangkan bertanding setelah gagal lolos ke semifinal Liga Champions, bakal lebih sulit," ungkapnya dikutip Manchester Evening News.

"Tentu saja saya akan senang jika bisa mendapatkan lebih banyak jeda untuk menikmati kelolosan, untuk memulihkan diri dan bersiap lebih baik. Tapi jadwal ya jadwal, ketika Anda menantang di semua kompetisi ya Anda harus menghadapinya."

"Tidak ada komplain dari kami. Para pemain berlatih dengan baik dan besok kami menghadapi salah satu tim terbaik di Eropa dan mencoba mencapai final," imbuh Pep Guardiola.

(raw/ran)