Segunung Pujian Tuchel untuk Mason Mount

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Minggu, 02 Mei 2021 14:30 WIB
LONDON, ENGLAND - MAY 01: Mason Mount of Chelsea is challenged by Tosin Adarabioyo of Fulham during the Premier League match between Chelsea and Fulham at Stamford Bridge on May 01, 2021 in London, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Ian Walton - Pool/Getty Images)
Mason Mount dipuji Thomas Tuchel sebagai pemain yang sangat komplet. (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Thomas Tuchel melontarkan puja-pujinya untuk Mason Mount usai Chelsea menumpas Fulham. Buatnya, Mount adalah pemain yang sangat lengkap kendati baru 22 tahun.

Mount mencatatkan assist untuk gol pembuka Chelsea kala mengatasi Fulham 2-0 di Stamford Bridge, Minggu (2/5/2021) dini hari WIB. Kedua gol The Blues dibuat oleh Kai Havertz, yang memastikan mereka kembali mengamankan empat besar.

Kendati gol-gol dibuat oleh Havertz, tapi Manajer Chelsea Thomas Tuchel menyimpan pujian terbesarnya buat Mount. Gelandang muda Inggris tersebut benar-benar telah merebut kepercayaannya dengan kualitas teknik dan karakternya.

Mount sudah diandalkan Chelsea sejak dipoles Frank Lampard, hingga kini diteruskan oleh Tuchel. Ia sudah tampil 48 kali di seluruh ajang musim ini dengan rata-rata waktu bermain tak kurang dari 77 menit, membuat total delapan gol dan delapan assist.

"Dia itu punya paket lengkap, secara mental, dalam hal talenta, juga dalam fisik. Dah yang terpenting adalah karakternya, dia itu rendah hati sekali dan anak yang baik," ungkap Thomas Tuchel dikutip Sky Sports.

"Dia datang ke Cobham (pusat latihan Chelsea) tiap harinya untuk belajar sesuatu yang baru dan mendapatkan pengalaman baru. Dia pemain yang bisa memulihkan diri dengan sangat cepat, dia sangat mengandalkan fisik, dan sepenuhnya klik dengan sepakbola Premier League."

"Dia punya kepercayaan diri yang besar, dalam artian yang sangat-sangat positif. Sebuah kebanggaan bisa memilikinya, ada di sampingnya dan menuntun serta mendukungnya."

"Impresif banget, dia tidak terpengaruh oleh semua pujian. Ini mungkin yang paling penting. Dia tampak seperti seseorang yang sangat menikmati olahraga dan merasa punya kewajiban untuk memaksimalkannya. Dan dia sangat menginginkannya, jadi ya ini campuran hal-hal yang bagus," imbuhnya.

(raw/krs)