Cedera Bikin Diogo Jota Frustrasi

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 08 Mei 2021 22:10 WIB
MADRID, SPAIN - APRIL 06: Diogo Jota of Liverpool FC controls the ball during the UEFA Champions League Quarter Final match between Real Madrid and Liverpool FC at Estadio Alfredo Di Stefano on April 06, 2021 in Madrid, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)
Diogo Jota dibikin frustrasi karena cedera (Getty Images/Gonzalo Arroyo Moreno)
Liverpool -

Diogo Jota frustrasi betul musim ini karena performa Liverpool dan juga badai cedera. Dia berjanji akan segera membawa The Reds bangkit lagi.

Jota jadi salah satu pembelian Liverpool musim ini panas lalu, setelah didatangkan dari Wolverhampton Wanderers dengan banderol 45 juta paun. Harga mahal itu ditebus lewat performa apik di atas lapangan.

Memasuki bulan Desember, Jota sudah mencetak sembilan di seluruh kompetisi, top scorer kedua di bawah Mohamed Salah. Padahal Jota kerap dirotasi oleh Juergen klopp untuk menggantikan posisi trio Firmansah.

Tapi, bencana datang untuk Jota di pertengahan Desember saat mengalami cedera ligamen lutut di laga kontra Midtjylland di Liga Champions. Ironisnya laga itu tak menentukan apa-apa lagi dan Jota harus absen lebih dari dua bulan.

Tanpa kehadiran Jota, Liverpool kesulitan terutama dalam hal mencetak gol. Hanya mengandalkan Salah di saat Sadio Mane dan Roberto Firmino mandul, Liverpool terlempar jauh dari puncak klasemen yang dikuasai saat Boxing Day.

Jota memang sudah kembali bermain dalam sebulan lebih ini dan mencetak tiga gol. Meski demikian, Jota mengakui cedera lutut itu membuatnya frustrasi karena mengganggu ritme mainnya yang lagi oke.

"Saya absen hampir tiga bulan lamanya - itu periode terlama selama karier profesional saya, dan mungkin datang di saat yang salah ketika saya tengah tampil bagus," ujar Jota kepada FourFourTwo.

"Saya hanya ingin mempertahankan apa yang sudah saya lakukan, tapi saya tidak bisa membantu tim sepenuhnya. Hasilnya tidak seperti yang kami inginkan, dan itu membuat saya frustrasi. Ketika saya sudah kembali, saya fokus untuk membantu tim memperbaiki situasi yang ada," sambungnya.

Diogo Jota kini cuma punya sisa lima pertandingan untuk membawa Liverpool menang sekaligus menjaga kans ke Liga Champions musim depan. Bisa?

(mrp/aff)