Ini 'Dosa' Mourinho ke Gareth Bale di Tottenham

Yanu Arifin - Sepakbola
Selasa, 11 Mei 2021 18:17 WIB
LONDON, ENGLAND - DECEMBER 10: Jose Mourinho, Manager of Tottenham Hotspur embraces Gareth Bale of Tottenham Hotspur after he is substituted during the UEFA Europa League Group J stage match between Tottenham Hotspur and Royal Antwerp at Tottenham Hotspur Stadium on December 10, 2020 in London, England. A limited number of fans (2000) are welcomed back to stadiums to watch elite football across England. This was following easing of restrictions on spectators in tiers one and two areas only. (Photo by Julian Finney/Getty Images)
Gareth Bale dan Jose Mourinho di Tottenham Hotspur. (Foto: Julian Finney/Getty Images)
London -

Gareth Bale gagal bersinar di Tottenham Hotspur, khususnya ketika dllatih Jose Mourinho. Manajer asal Portugal itu dinilai membuat kesalahan.

Bale kembali ke Tottenham musim ini. Ia datang dengan status pinjaman dari Real Madrid.

Datang kembali ke London, Bale minim mendapat kesempatan bersama Mourinho. Pemain Wales itu kerap menjadi cadangan.

Bale cuma membuat 10 gol bersama Mourinho, sampai akhirnya sang manajer dipecat. Bersama Ryan Mason, eks Southampton itu bisa membuat 4 gol dalam 4 pertandingan.

Total, Gareth Bale kini baru bermain 31 kali di semua kompetisi dan menyarangkan 14 gol serta 3 assist. Agen Bale, Jonathan Barnett, menuding ada kesalahan dilakukan Jose Mourinho dalam memperlakukan kliennya di Tottenham Hotspur.

"Seperti yang saya katakan pada Spurs di awal: jika memberinya kesempatan, percayalah padanya. Biarkan dia memainkan permainannya sendiri, jangan katakan padanya dia harus melakukan ini itu, perlakukan dia seperti [Lionel] Messi atau [Cristiano] Ronaldo. Saya tidak mengatakan dia sebaik itu, dan Anda akan melihatnya," katanya kepada SNTV.

"Terbukti setiap kali dia dibiarkan seperti itu, dia pergi dan mencetak banyak gol. Dia pemain berkelas dunia. Jadi itu adalah kesalahan terbesar. Saya tidak akan menyalahkan siapa pun."

Barnett tidak ingin menyalahkan Mourinho secara gamblang atas performa menurun kliennya. Ia menilai Mourinho tetap pelatih top.

"Yah, saya tidak akan melakukan itu (menyalahkan Mourinho terkait Gareth Bale). Dia pelatih yang sangat sukses, tapi Julius Caesar juga sangat bagus. Namun, saya tidak berpikir dia akan sangat baik dengan pasukan tim saat ini," jelasnya.

(yna/krs)