Tim Lapis Kedua MU Dibekuk Leicester, Ini Kata Klopp

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Kamis, 13 Mei 2021 09:20 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - MAY 11: Edinson Cavani of Manchester United battles for possession with Wesley Fofana of Leicester City during the Premier League match between Manchester United and Leicester City at Old Trafford on May 11, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Peter Powell - Pool/Getty Images)
Mnachester United turunkan tim lapis kedua lawan Leicester dan kalah (Getty Images/Pool)
Liverpool -

Kekalahan dari Leicester City disebut karena Manchester United menurunkan tim lapis kedua. Apakah itu merugikan Liverpool? Ini komentar manajer Juergen Klopp.

Sepanjang pekan ini, MU akan memainkan tiga pertandingan sekaligus. Setelah menghadapi Aston Villa, Minggu (10/5) kemarin, MU harus menjamu Leicester City di Old Trafford, Rabu (12/5/2021) dini hari WIB tadi, dan diakhiri Liverpool, Jumat (14/5/2021) dini hari WIB besok.

Jadwal padat ini mau tak mau harus dilakoni MU gara-gara protes para pendukungnya pekan lalu, sehingga pertandingan kontra Liverpool tertunda.

Sejauh ini hasilnya masih impas, MU mengalahkan Villa 2-1 sebelum takluk dengan skor sama dari Leicester. Wajarnya jadwal padat ini menguntungkan Liverpool yang akan melawat ke Old Trafford dua hari lagi.

Meski demikian, Klopp merasa MU sudah diperlakukan tidak adil dan membuat peta persaingan menuju empat besar menjadi makin tak menentu. Sebab, MU mau tak mau harus menurunkan tim pelapis saat dikalahkan Leicester, karena duel dengan Liverpool lebih penting untuk mereka.

Sudah pasti Liverpool akan mendapat ujian lebih berat karena bakal menghadapi tim utama MU. Leicester kini malah kukuh di posisi ketiga dengan 65 poin dari 36 laga, unggul sembilan poin dari Liverpool di posisi keenam, karena bisa mengalahkan tim lapis kedua The Red Devils.

"Saya sudah katakan 500 kali dengan hal-hal yang sudah terjadi, dan segala protes di Manchester, bahwa bermain di hari Minggu-Selasa-Kamis, itu kriminal," ujar Klopp seperti dikutip ESPN.

"Penjelasan dari Premier League adalah tim lain tidak seharusnya menderita karena protes yang terjadi Manchester," sambungnya.

"Saya ingin bilang seperti ini - itu tidak berjalan dengan baik. Sedikit merugikan West Ham, dan juga Liverpool."

"Tapi, jika kami tidak lolos ke Liga Champions, maka itu bukan salah Ole Gunnar Solskjaer dan pilihan skuatnya untuk Premier League, itu adalah salah kami."

(mrp/adp)