Awas Leicester, Tuchel Lagi Marah Besar Nih!

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 15 Mei 2021 07:00 WIB
Chelseas head coach Thomas Tuchel gives instructions during the English Premier League soccer match between Chelsea and Arsenal at Stamford Bridge stadium in London, England, Wednesday, May 12, 2021. (Catherine Ivil, Pool via AP)
Thomas Tuchel lagi marah besar, Leicester City harus hati-hati di final Piala FA (AP/Catherine Ivil)
London -

Thomas Tuchel lagi marah besar gara-gara kekalahan Chelsea dari Arsenal. Maka, The Blues harus lekas bangkit dan wajib memenangi partai final Piala FA.

Chelsea membuang kesempatan untuk menjauhkan diri dari Liverpool dalam perburuan tiket empat besar. Pada laga di Stamford Bridge tengah pekan kemarin, Chelsea kalah 0-1 dari Arsenal.

Alhasil, Chelsea tertahan di posisi keempat klasemen dengan 64 poin dari 36 laga, selisih dua angka dari Leicester City di posisi ketiga. Sementara selisih dengan Liverpool terpangkas menjadi empat poin dan rivalnya itu masih punya satu laga simpanan.

Andaikan Liverpool bisa menang akhir pekan ini, maka jarak dengan Chelsea tinggal satu poin yang membuat persaingan meraih dua sisa tiket Liga Champions makin sengit. Hal ini tentu tidak diinginkan Tuchel.

Sebab, Chelsea lagi dalam performa apik belakangan ini yang membuat mereka mampu menembus empat besar, sekaligus menjauhkan diri dari kejaran Liverpool, West Ham United, dan Tottenham Hotspur.

Maka wajar jika Tuchel marah besar dan laga final Piala FA kontra Leicester, Sabtu (15/4/2021) malam WIB besok jadi pelampiasannya. Kemenangan wajib didapat demi mendongrak kepercayaan diri dalam upaya merebut posisi empat besar sekaligus trofi Liga Champions.

"Kami melewatkan kesempatan untuk menjauhkan diri di klasemen usai kalah dari Arsenal. Kami harus siap untuk itu. Setiap kemenangan akan membuat Anda lebih percaya diri dan sulit memang melakoni dua final menghadapi lawan sama, tapi semua pemain dalam kondisi fit," ujar Tuchel di BBC Sport.

"Ini adalah momen untuk para pemain unjuk gigi dan menikmati sepakbola papan atas. Mereka harus menderita dan membantu satu sama lain," sambungnya.

"Saya sih tidak sedang menikmatinya; Saya masih sedikit kecewa karena kekalahan terakhir, jadi.. ya saya lagi marah - benar-benar marah. Bukan marah kepada diri sendiri atau pemain, tapi hanya karena melewatkan kesempatan kemarin."

"Saya harap amarah ini bisa disalurkan lewat persiapan yang baik dan mendorong tim untuk tampil dalam bentuk terbaiknya. Ini adalah tanggung jawab saya dan kami jelas harus bereaksi tepat," tutup Thomas Tuchel.

(mrp/ran)