Bingung, Bingung, Sadio Mane Bingung

Afif Farhan - Sepakbola
Sabtu, 15 Mei 2021 11:40 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - MARCH 04: Sadio Mane of Liverpool reacts during the Premier League match between Liverpool and Chelsea at Anfield on March 04, 2021 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)
Bingung, Bingung, Sadio Mane Bingung (Getty Images/Laurence Griffiths)
Liverpool -

Sadio Mane sampai bingung mengapa musim ini berjalan buruk buat dirinya dan Liverpool. Padahal semuanya, baik-baik saja.

Liverpool nirgelar musim ini. Juara bertahan Liga Inggris itu bahkan harus berjuang finis di empat besar demi lolos ke Liga Champions musim depan.

Sadio Mane pun angkat bicara. Dirinya sampai merasa bingung mengapa musim ini berakhir buruk buat dirinya dan Liverpool, padahal dia mengaku dalam kondisi prima.

"Ini adalah musim terburuk buat saya. Kalau kamu bertanya mengapa bisa terjadi, saya akan sangat sulit menjawabnya," kata Mane kepada Canal +.

LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 20: Sadio Mane of Liverpool celebrates after scoring his team's first goal during the Premier League match between Chelsea and Liverpool at Stamford Bridge on September 20, 2020 in London, England. (Photo by Michael Regan/Getty Images)Sadio Mane bak meredup di musim ini bersama Liverpool (Getty Images/Michael Regan)

Sadio Mane menjelaskan kalau dirinya sampai melakukan tes untuk mengukur kebugarannya. Hasilnya pun bagus-bagus saja.

"Saya terus mencoba positif baik ketika tim menang atau kalah. Saya pun tetap menjaga pola makan dengan baik," tegasnya.

Mane cuma mencetak sembilan gol sejauh musim ini di Liga Inggris, dari 32 penampilan. Padahal musim lalu, mencapai angka 18.

"Saya jadi terus bertanya kepada diri sendiri, apa yang salah?" keluhnya.

Malah baru-baru ini, Sadio Mane malah jadi berulah. Dia menolak jabat tangan dengan manajernya, Juergen Klopp setelah Liverpool mengandaskan Manchester United.

Tampaknya, kebingungan Mane berujung pada rasa frustrasi yang menggunung.

(aff/aff)