Wenger: Soal 'Pemain Non-Inggris' = Rasis

Wenger: Soal 'Pemain Non-Inggris' = Rasis

- Sepakbola
Sabtu, 11 Mar 2006 14:24 WIB
Wenger: Soal Pemain Non-Inggris = Rasis
Jakarta - Pelatih Arsenal Arsene Wenger berang dengan maraknya kritikan terhadap The Gunners karena tampil 700 menit tanpa pemain Inggris. Bagi Wenger ini adalah salah satu bentuk rasis.Sukses maju ke babak perempatfinal Liga Champions dengan mengalahkan Real Madrid, Arsenal disebut-sebut sedang mengibarkan bendera Inggris di kacah sepakbola Eropa.Namun hanya selang sehari, kritikan pedas justru dituai Arsenal. Hal ini berawal dari komentar Manajer West Ham Alan Pardew yang mengungkapkan bahwa Arsenal telah bermain selama 700 menit tanpa menggunakan pemain Inggris. "Saya membaca berita utama bahwa Arsenal sedang mengibarkan bendera Inggris di Liga Champions, tetapi saya meragukan bahwa Inggris terlibat jika melihat tim mereka," kritik Pardew.Namun pernyataan Pardew dinilai sinis oleh Wenger. Pelatih asal Prancis itu malah menyebut komentar Pardew adalah awal dari aksi rasis."Ini sangat mengecewakan. Ada dua alasannya. Pertama, kita sedang berusaha menghilangkan rasis dari sepakbola, dan rasis bermula dari sini. Kedua, ketika Anda menjadi pelatih, pemain menerima opini pelatih soal taktik bukan hal-hal semacam ini," ketus Wenger seperti dilansir Reuters, Sabtu (11/3/2006)."Itu adalah cara berpikir yang sangat terbelakang. Saya tidak akan pernah mengatakan kepada seorang pemain, 'Maaf, kamu memang lebih baik, tetapi kamu tidak bisa bermain karena tidak memiliki paspor yang tepat,'" tambah Wenger.Isu pemain Inggris dan non-Inggris sebenarnya sudah lama dibicarakan dan juga terjadi di beberapa negara. Bahkan oleh FIFA telah dibuat aturan tentang home grown player. Namun menurut Wenger, kebijakannya menggunakan pemain asing tidak akan merusak sepakbola Inggris."Ketika kamu mewakili negara kamu, maka kamu benar-benar mewakili negara. Sejak awal Inggris adalah Inggris yang punya pemain Inggris dan juga pelatih Inggris. Tetapi ketika Anda mewakili klub, maka bagi saya yang terpenting ialah kualitas, bukan paspor," tegasnya lagi.Foto: Arsene Wenger membela kebijakannya memakai pemain asing (Thinthethao). (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads