Chelsea Cukup Kuat untuk Bangkit

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Senin, 17 Mei 2021 17:15 WIB
LONDON, ENGLAND - MAY 15: (L-R) Kurt Zouma, Antonio Ruediger, Christian Pulisic, Hakim Ziyech and Ben Chilwell of Chelsea look dejected following The Emirates FA Cup Final match between Chelsea and Leicester City at Wembley Stadium on May 15, 2021 in London, England. A limited number of around 21,000 fans, subject to a negative lateral flow test, will be allowed inside Wembley Stadium to watch this years FA Cup Final as part of a pilot event to trial the return of large crowds to UK venues. (Photo by Nick Potts - Pool/Getty Images)
Chelsea akan kembali menghadapi Leicester City di lanjutan Premier League tengah pekan ini (Foto: Nick Potts - Pool/Getty Images)
Jakarta -

Chelsea dapat pukulan usai kalah di dua laga terakhir secara beruntun. Meski demikian, Thomas Tuchel yakin Chelsea mampu menuntaskan musim dengan baik.

Chelsea dikalahkan Arsenal dalam pertandingan pekan ke-36 Premier League tengah pekan kemarin. Menjamu Arsenal di Stamford Bridge, Kamis (13/5/2021) dini hari WIB, The Blues harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 0-1.

Hanya selisih tiga hari, Chelsea kembali menelan pil pahit. Mereka dikalahkan Leicester City di final Piala FA di Stadion Wembley dengan skor 0-1.

Chelsea tak bisa lama-lama meratapi kegagalan di Piala FA karena mereka akan kembali menghadapi Leicester di Stamford Bridge dalam lanjutan Premier League, Rabu (19/5/2021) dini hari WIB. Laga ini krusial buat kedua tim yang sama-sama sedang berupaya finis di empat besar.

Chelsea kini menempati peringkat keempat klasemen Liga Inggris dengan 64 poin dari 36 laga. Leicester ada di urutan ketiga dengan keunggulan dua poin atas Chelsea.

Thomas Tuchel yakin Chelsea cukup kuat untuk bangkit usai dua kekalahan beruntun tersebut.

"Ini di tangan kami sendiri dan kami akan menghadapi dua final lagi. Tapi kami cukup kuat untuk sampai ke final Piala FA jadi saya yakin kami cukup kuat untuk menghadapi situasi ini," ujar Tuchel seperti dilansir Mirror.

"Tapi itulah tantangannya. Apakah gampang? Tidak. Tapi menyenangkan karena ini penting. Saya kasih tahu, ada banyak tim yang iri dengan situasi kami."

"Kami butuh sedikit keberuntungan untuk membalikkan keadaan, kami tidak pernah bohong soal itu. Kami bilang begitu saat kami konsisten menang dan belum berubah. Jadi saya harap atmosfernya tidak terlalu negatif karena tidak ada alasan untuk itu."

"Jangan lupa kami punya cukup pemimpin dan ini adalah tim yang kuat yang sangat pantas ada di final karena kami luar biasa di semifinal dan buat saya, tim ini pantas menang di final," kata Tuchel.

Setelah melawan Leicester, Chelsea akan menghadapi Aston Villa di pekan terakhir Premier League. Thiago Silva dkk juga masih akan berlaga di final Liga Champions melawan Manchester City pada 29 Mei.

(nds/yna)