Bos Man City Bayarin Ongkos Fans yang Nonton Final Liga Champions!

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Rabu, 19 Mei 2021 00:00 WIB
AL AIN, UNITED ARAB EMIRATES - MAY 15:  Manchester City owner Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan are pictured  during the friendly match between Al Ain and Manchester City at Hazza bin Zayed Stadium on May 15, 2014 in Al Ain, United Arab Emirates.  (Photo by Francois Nel/Getty Images)
Sheikh Mansour ongkosi seluruh fans Manchester City yang nonton final li(Foto: Getty Images/Francois Nel)
Jakarta -

Manchester City menatap final Liga Champions pertama dalam sejarahnya. Pemilik Man City, Sheikh Mansour, ingin fans klubnya hadir sebanyak mungkin di laga itu.

Manchester City akan menghadapi Chelsea dalam final Liga Champions di Estadio Do Dragao, Porto, Portugal, pada 30 Mei mendatang. Ini merupakan final Liga Champions pertama buat Man City sejak mereka berdiri.

Trofi ini pula yang jadi ambisi terbesar Man City, mengingat Premier League sudah lima kali dijinakkan sejak kedatangan Abu Dhabi Group pada 2008. Karena klubnya menghadapi laga bersejarah, bos Citizens Sheikh Mansour berinisiatif membayari seluruh biaya perjalanan penggemar resmi klubnya ke Porto.

"Pep (Guardiola) dan tim sudah menjalani musim yang luar biasa dan mereka mencapai final Liga Champions setelah tahun yang sangat menantang, merepresentasikan sebuah momen yang sungguh bersejarah buat klub," ungkap Sheikh Mansour dikutip Sky Sports.

"Oleh karena itu, penting agar sebanyak mungkin suporter punya kesempatan untuk menghadiri pertandingan spesial ini. Terutama mereka yang telah mendukung Manchester City dalam suka dan duka selama bertahun-tahun," imbuhnya.

Manchester City memahami bahwa di tengah situasi pandemi ini, berat untuk sebagian besar penggemar mengeluarkan biaya perjalanan ke luar negeri. Chairman Man City Khaldoon Al Mubarak berharap dengan inisiatif ini, mereka bisa fokus menikmati hari bersejarah klub alih-alih memikirkan ongkos.

Final Liga Champions sendiri rencananya bisa dihadiri oleh masing-masing 6 ribu fans dari tiap-tiap klub. Pertandingan sedianya digelar di Istanbul, Turki, namun dipindah karena negara tersebut masuk daftar merah COVID-19 pemerintah Inggris.

(raw/mrp)