Timo Werner di Musim Terburuknya: Masih Terlibat dalam 27 Gol Chelsea

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Jumat, 28 Mei 2021 12:00 WIB
Chelseas Timo Werner reacts during the English Premier League soccer match between Chelsea and Brighton and Hove Albion at Stamford Bridge Stadium in London, Tuesday, April 20, 2021. (AP Photo/Frank Augstein, Pool)
Timo Werner sejauh ini mencetak 12 gol dan 15 assist untuk Chelsea di 2020/2021 (Foto: AP/Frank Augstein)
Jakarta -

Musim 2020/21 bikin perasaan striker Chelsea Timo Werner campur aduk. Meski mengakui ini sebagai musim terburuk, Werner punya catatan gol dan assist yang tidak jelek-jelek amat.

Werner direkrut Chelsea dari RB Leipzig pada musim panas tahun lalu senilai 45 juta paun. Ekspektasi tinggi mengiringi kedatangan pemain internasional Jerman itu mengingat penampilannya yang impresif bersama Leipzig.

Dia mencetak 34 gol dan 12 assist dalam 45 kali penampilan di semua kompetisi bersama Leipzig pada 2019/2020. Werner meninggalkan Leipzig dengan status sebagai top skor sepanjang masa dengan 95 gol.

Namun, musim perdana Werner bersama Chelsea tidak berjalan mulus. Penyerang berusia 25 tahun itu tak jarang melewatkan peluang-peluang bagus di depan gawang dan jadi bahan olok-olok.

Timo Werner pun mengakui ini adalah musim paling buruk dan apes dalam kariernya. Meski demikian, Werner masih melihat sisi positif karena catatan gol dan assistnya masing-masing menyentuh dua digit angka.

Werner mencetak 12 gol dan 15 assist dalam 51 kali penampilan di semua kompetisi bersama The Blues. Dia jadi pemain Chelsea pertama yang mencatatkan dua digit gol dan assist sekaligus setelah Eden Hazard pada 2018/2019.

"Dalam hal mencetak gol dan melewatkan peluang, ini adalah musim terburuk, tapi pada akhirnya saya masih terlibat dalam 27 gol," ujar Werner kepada The Telegraph seperti dilansir AS.

"Saya kira saya adalah orang pertama di tim yang melakukan itu, jadi tidak semuanya jelek lah."

"Ekspektasi banyak orang dari luar klub dan juga di dalam klub sangat tinggi karena catatan gol saya. Saya juga bikin banyak assist tahun lalu di klub sebelumnya," lanjut pemain 25 tahun itu.

"Tapi saya kira alasan utama kenapa mereka membawa saya ke sini adalah untuk mencetak gol dan mungkin pada akhirnya 12 gol dan enam gol di Premier League, itu tidak cukup bagus."

"Anda harus katakan kalau saya punya 12 gol dan 15 assist, kurang lebihnya seperti itu, dan berkontribusi ke 27 gol, itu tidak terlalu jelek untuk yang mungkin disebut sebagai musim paling apes."

"Ini mungkin juga musim terburuk yang pernah saya lewati selama bertahun-tahun. Kalau saya mencetak gol musim depan, semoga saja, orang-orang akan lebih senang dengan saya," kata Werner.

Timo Werner masih berpeluang menambah jumlah gol dan assistnya pada musim ini. Chelsea masih akan berlaga di final Liga Champions melawan Manchester City pada Minggu (30/5/2021) dini hari WIB.

(nds/aff)