Barangkali MU Memang Terlalu Dini buat Van de Beek

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 03 Jun 2021 06:00 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - NOVEMBER 21: Donny Van De Beek of Manchester United looks on with the Nike Flight Hi-Vis match ball during the Premier League match between Manchester United and West Bromwich Albion at Old Trafford on November 21, 2020 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Alex Livesey/Getty Images)
Donny van de Beek disarankan memikirkan kembali nasibnya di Manchester United. (Foto: Getty Images/Alex Livesey)
Jakarta -

Donny van De Beek kembali didesak untuk memikirkan matang-matang masa depannya di Manchester United. Ia terlalu bagus untuk jadi penghangat bangku cadangan.

Didatangkan pada musim panas tahun lalu, Donny van de Beek gagal merebut kepercayaan di skuad Manchester United. Ia memang tampil 36 kali di seluruh kompetisi, tapi dengan total waktu bermain sebanyak 1.456 menit.

Itu berarti gelandang tim nasional Belanda tersebut rata-rata cuma menghabiskan 40 menit 24 detik setiap kali bertanding. Mantan gelandang Ajax itu baru mencetak satu gol dan dua assist di semua ajang.

Memang sulit buat Van De Beek merebut satu posisi di lini tengah. Manajer MU Ole Gunnar Solskjaer masih punya Bruno Fernandes, Paul Pogba, dan Scott McTominay untuk dipilih di sektor tersebut.

Eks pemain Ajax Rafael van der Vaart menyayangkan nasib Donny van de Beek di Manchester United. Pemain sebagus gelandang 24 tahun itu tak semestinya banyak duduk di bangku cadangan.

"Dia sangat cocok dengan sistem Ajax, tapi dia tidak klop di Manchester United. Kalau tak ada yang meninggalkan United, dia akan beruntung kalau bisa masuk susunan starter," kata Van der Vaart kepada ESPN FC dikutip Metro.

"Dia terlalu bagus untuk duduk di bangku cadangan selama dua musim. Dia butuh menit-menit bermain segera. Dia masih muda, tapi waktu terus berjalan."

"Klub seperti Borussia Dortmund bakal jadi langkah yang lebih baik sebenarnya buat dia. Manchester United mungkin langkah yang terlalu jauh untuknya," imbuh bekas pemain Real Madrid dan Tottenham Hotspur ini.

(raw/yna)