Ini Alasan Tottenham Tak Jadi Rekrut Gattuso

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 19 Jun 2021 07:30 WIB
FLORENCE, ITALY - MAY 16: Gennaro Gattuso manager of SSC Napoli gestures during the Serie A match between ACF Fiorentina  and SSC Napoli at Stadio Artemio Franchi on May 16, 2021 in Florence, Italy.  (Photo by Gabriele Maltinti/Getty Images)
Gennaro Gattuso tak jadi direkrut Tottenham Hotspur (Getty Images/Gabriele Maltinti)
London -

Tottenham Hotspur sempat mendekati Gennaro Gattuso sebagai calon manajer baru. Namun, gara-gara satu hal, The Lilywhites mundur.

Tottenham memang sedang mencari manajer baru setelah memecat Jose Mourinho akhir April lalu. Tottenham awalnya mendekati Antonio Conte.

Tapi, akhirnya gagal karena Tottenham tak mampu memenuhi permintaan gaji sekaligus daftar belanja Conte. Lalu, Tottenham beralih ke Paulo Fonseca yang baru saja mundur dari AS Roma.

Fonseca sepertinya akan jadi manajer baru Tottenham karena sepakat dengan permintaan gaji dan durasi kontrak. Eh, ketika tinggal hitam di atas putih, kesepakatan itu gagal terjadi.

Usut punya usut, Chairman Tottenham Daniel Levy enggan membayar pajak tambahan dari kontrak Fonseca. Jadilah Tottenham kemudian bahan tertawaan publik Inggris karena aksi pencarian manajer itu.

Namun, Tottenham tetap melanjutkan pencarian manajer baru dan Gennaro Gattuso masuk dalam kandidat. Kebetulan Gattuso juga baru berpisah dengan Fiorentina setelah dikontrak dua pekan.

Gattuso mengadakan pembicaraan dengan manajemen Tottenham dan kontrak dua tahun sudah disiapkan. Tapi, lagi-lagi kesepakatan itu gagal karena mendapat resistensi dari fans Tottenham.

Tagar #NoGattuso lantas menggema sehingga Tottenhan memilih mundur. Fans sepertinya kurang yakin dengan track record Gattuso sebagai pelatih meski berhasil memenangi Coppa Italia bersama Napoli.

Apalagi Gattuso ternyata juga punya sejarah buruk saat masih jadi pemain sehingga Tottenham enggan merekrutnya. Dikutip Sky Sport Italia, Gattuso pernah menyerang secara terbuka anak mantan presiden Milan Silvio Berlusconi, Barbara, pada tahun 2013.

Barbara saat itu menjadi petinggi AC Milan, klub tempat Gattuso bermain. Pria 43 tahun itu rupanya tidak senang dan melontarkan kalimat yang bernada pelecehan kepada kaum wanita.

"Saya rasa wanita tidak pantas ya berada di sepakbola. Saya minta maaf, tapi ini cuma pendapat saya," ujar Gattuso seperti dikutip Radio Radio.

Gennaro Gattuso meninggalkan Milan pada 2012 dan sempat jadi pelatih klub itu pada musim 2013/2014. Setelah gagal mendapatkan Gattusso, kira-kira Tottenham Hotspur mau mendekati siapa?

(mrp/raw)