Monopoli Sky di Premiership Berakhir
Kamis, 23 Mar 2006 10:58 WIB
London - Monopoli Sky TV atas tayangan Liga Inggris akan berakhir tahun 2007. Pihak Premiership telah mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa soal sistem baru penjualan hak siar mereka.Hak siaran langsung Liga Inggris memang telah dikuasai Sky TV lebih dari 10 lamanya. Namun dengan kontrak terakhir yang akan habis tahun 2007 nanti, pihak Premiership menegaskan untuk menghentikan kerjasamanya dan berarti juga menghentikan monopoli siaran oleh satu stasiun televisi.Diberitakan BBC, Kamis (23/3/2006), setelah melakukan pertemuan dengan Uni Eropa, pihak Premiership sepakat untuk menjual hak siar Liga Inggris dengan cara lelang dan terbagai dalam enam paket mulai tahun 2007 mendatang. Untuk meghindari terjadinya kembali monopoli, maka setiap penawaran yang dilakukan akan diperiksa oleh penyelidik independen tak tak ada satupun stasiun televisi yang bisa membeli lebih dari lima paket siaran sekaligus."Keputusan ini menciptakan kepastian hukum pada Liga Inggris dan klub-klub pesertanya tentang bagaimana menjual hak siar mereka mulai musim 2007-2008," terang Presiden Eksekutif Liga Inggris, Richard Scudamore.Dengan peraturan baru yang akan berlaku mulai tahun 2007 itu, bukan hanya hak siar pertandingan saja yang akan dilepas ke pasar dengan sistem lelang. Termasuk juga didalamnya segala hal yang terkait dengan Liga Inggris seperti bisnis televisi dan internet.Gara-gara menjual hak siaran langsungnya hanya pada satu stasiun televisi saja, Premiership sempat diancam akan diajukan tuntutan hukum oleh Ketua kompetisi Uni Eropa, Neelie Kroes. Namun bisa dipastikan kalau ancaman tersebut ditarik seiring kesepakatan yang diarih Premiership dengan Uni Eropa."Solusi yang kami raih adalah keuntungan besar buat penggemar sepakbola terutama Liga Inggris. Hal itu juga membuat klub-klub Liga Inggris mengurusi sendiri hak siarnya," seru Kroes. (din/)











































