Gagal Latih Tottenham, Gattuso: Sakit Banget!

Randy Prasatya - Sepakbola
Senin, 19 Jul 2021 20:42 WIB
NAPLES, ITALY - MAY 23: Gennaro Gattuso, Head Coach of SSC Napoli reacts during the Serie A match between SSC Napoli and Hellas Verona FC at Stadio Diego Armando Maradona on May 23, 2021 in Naples, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Francesco Pecoraro/Getty Images)
Gennaro Gattuso sangat kecewa gagal melatih Tottenham Hotspur. (Foto: Getty Images/Francesco Pecoraro)
Jakarta -

Gennaro Gattuso gagal menjadi pelatih Tottenham Hotspur karena dituduh punya rekam jejak rasial dan seksis. Hal itu sangat menyakitkan bagi Gattuso.

Gattuso sempat menjadi pelatih Fiorentina kurang dari satu bulan. Kedua pihak kemudian berpisah setelah Gattuso dikabarkan tidak sepekat dengan ide transfer La Viola.

Tak selang beberapa lama, nama Gattuso santer dikaitkan dengan Tottenham. Kedua pihak disebut-sebut sudah menyepakati kontrak dua tahun dan tinggal melakukan tanda tangan secara resmi.

Mendengar kabar tersebut, fans Tottenham melakukan penolakan. Lewat unggahan di Facebook dan Twitter, fans Tottenham menganggap bahwa Gattuso punya rekam jejak buruk.

Gattuso pernah berseteru dengan Joe Jordan, asisten Tottenham Hotspur yang bekerja di bawah Harry Redknapp, saat masih menjadi pemain Milan. Gattuso bahkan menanduk dan mencekik Joe.

Gattuso juga pernah menyerang secara terbuka anak mantan presiden Milan Silvio Berlusconi, Barbara, pada tahun 2013. Barbara saat itu menjadi petinggi AC Milan, klub tempat Gattuso bermain. Pria 43 tahun itu melontarkan kalimat yang bernada merendahkan kaum wanita.

"(Gagal melatih Tottenham) itu adalah kekecewaan besar, tetapi saya bukanlah orang seperti apa yang sudah digambarkan dan saya tidak bisa melakukan apa-apa. Maaf saya tidak bisa membela diri dan menjelaskan bahwa saya bukan orang yang mereka bicarakan di Inggris," kata Gattuso kepada Il Messaggero.

"Saya harus menerima cerita yang lebih menyakitkan daripada kekalahan atau pemecatan apapun, di saat kami tidak memahami betapa berbahayanya web," sambungnya.

"Kebencian tertentu berasal dari Facebook atau Twitter, tempat pelampiasan untuk memberi kabar palsu apapun. Saya tidak punya akun media sosial dan saya tidak menginginkannya, begitu pula (istri saya) Monica."

"Mengapa saya membiarkan mereka menghina saya untuk hal apa pun? Saya bahkan tidak punya Instagram. Saya tidak mengerti, jika saya minum sebotol anggur, apa gunanya mengambil gambar untuk memberi tahu orang lain. Ini urusan saya, anak-anak saya Gabriela dan Francesco tahu itu," Gattuso menegaskan.



Simak Video "Prediksi Tottenham VS Man City Bersama IndoSpurs dan MCSC Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/krs)