Mantan Bek Liverpool Iri Lihat MU Bisa Gaet Varane

Yanu Arifin - Sepakbola
Minggu, 01 Agu 2021 09:00 WIB
(FILES) In this file photo taken on January 04, 2020 Real Madrids French defender Raphael Varane celebrates his goal during the Spanish league football match between Getafe CF and Real Madrid CF at the Col. Alfonso Perez stadium in Getafe on January 4, 2020. - Manchester United have agreed a deal to sign France defender Raphael Varane from Real Madrid, according to several British media reports on July 27, 2021. Varane had been a longstanding target for United, who last week completed the transfer of England winger Jadon Sancho from German club Borussia Dortmund for a reported 73 million ($100 million). Ole Gunnar Solskjaers men are now closing in on the signing of Real centre-back Varane, having agreed a deal worth a reported 34million rising to 42million with add-ons. (Photo by OSCAR DEL POZO / AFP)
Bek Real Madrid, Raphael Varane, akan gabung Manchester United sebentar lagi. (Foto: AFP/OSCAR DEL POZO)
Liverpool -

Kemampuan Manchester United mendatangkan Raphael Varane membuat mantan bek Liverpool, Jose Enrique, iri. The Reds dinilai menyedihkan.

MU cukup serius menyambut musim 2021/2022. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer sudah membuat dua rekrutan yang membuat fans-nya semringah.

Dua bintang didaratkan ke Old Trafford. Pertama Raphael Varane dari Real Madrid dengan biaya sekitar 42 juta paun atau Rp 844 miliar, dan Jadon Sancho dari Borussia Dortmund senilai 73 juta paun atau Rp 1,45 triliun.

Aktivitas transfer MU cukup berbeda dari sang rival, Liverpool. Si Merah justru begitu lesu musim panas ini.

Setelah sudah mengamankan Ibrahima Konate sejak akhir musim lalu, Liverpool belum mendatangkan pemain lagi. Malah mereka kehilangan Georginio Wijnaldum, yang memutuskan pindah ke Paris Saint-Germain.

Jose Enrique, mantan bek Liverpool, mempertanyakan aktivitas transfer bekas timnyas yang kalah dari MU. Ia merasa prihatin.

"Saya prihatin dengan kurangnya bisnis Liverpool di bursa transfer sejauh ini, masalah dengan pemilik adalah bahwa kami harus menjual sebelum membeli pemain di masa lalu. Itu tampaknya masih menjadi masalah," tulis Enrique dalam catatannya di kolom Empire of the Kop.

"Satu-satunya alasan kami memiliki pemain seperti Alisson dan van Dijk adalah karena kami menjual Philippe Coutinho. Tanpa itu, kami tidak akan memiliki para pemain seperti itu dan mungkin gelar yang mereka bantu kami menangkan."

"Saya percaya mendatangkan Konate hebat, dan itu menjadi pengeluaran yang tepat. Tetapi, kadang-kadang Anda harus keluar dan menghabiskan banyak uang untuk para pemain besar. Sebelum Alisson dan Van Dijk tiba, kami adalah pesaing untuk memenangkan gelar dan setelah mereka menandatangani, kami benar-benar memenangkannya. Jadi, pemain seperti ini sangat dibutuhkan."

"Mengapa Manchester United bisa ke Real Madrid dan mengontrak salah satu pemain terbaik mereka pada Raphael Varane, sementara kami tidak bisa?" katanya.

(yna/adp)