MU Sudah Belanja, Kini Segalanya Tergantung pada Solskjaer

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Selasa, 03 Agu 2021 07:00 WIB
DERBY, ENGLAND - JULY 18: Ole Gunnar Solskjaer
manager of Manchester United looks during the pre-season friendly match between Derby County and Manchester United at Pride Park on July 18, 2021 in Derby, England. (Photo by Nathan Stirk/Getty Images)
Ole Gunnar Solskjaer mendapatkan dua pemain baru top di musim panas ini. (Foto: Getty Images/Nathan Stirk)
Jakarta -

Manchester United memastikan dukungannya ke Ole Gunnar Solskjaer dengan dua perekrutan top musim panas ini. Kini segalanya ada di tangan Solskjaer sendiri.

Manchester United sejauh ini sudah memastikan dua perekrutan top menyambut musim 2021/2022. Jadon Sancho telah diresmikan dari Borussia Dortmund, dengan biaya transfer dikabarkan bernilai 73 juta paun.

Selanjutnya kesepakatan juga sudah terjalin dengan Real Madrid atas transfer Raphael Varane. Bek internasional Prancis tersebut ditebus seharga 42 juta paun dan kini tinggal menyelesaikan urusan personal.

Itu berarti dua dari tiga posisi yang paling disoroti di MU sudah tertangani. Musim lalu, MU kerap disoroti dan disebut butuh bek tengah, sayap kanan, dan penyerang tengah untuk bisa lebih serius menantang gelar.

Varane akan menjadi rekan baru Harry Maguire di jantung pertahanan, sementara Sancho mengisi pos sayap kanan. Artinya, 'Setan Merah' di atas kertas bakal lebih baik secara performa.

MU musim kemarin tanpa gelar, masih melanjutkan puasa titel di bawah Ole Gunnar Solskjaer. Eks penyerang Liverpool John Aldridge menyebut kini ada tekanan lebih besar buat Solskjaer untuk meraih trofi, sebab sang manajer sudah diberi kontrak baru tiga tahun.

"Keputusan untuk memberikan Ole Gunnar Solskjaer kontrak baru disambut dengan gembira oleh fans Liverpool, Chelsea, dan Manchester City. Sebab pada saat ini, dia masih seorang pelatih yang harus membuktikan banyak hal," tulis Aldridge dalam kolomnya di Sunday World dilansir Manchester Evening News.

"Solskjaer terlihat seperti sosok yang baik, tapi buku catatan memastikan dia belum memenangi apapun sebagai seorang manajer. Dan sampai dia memegang trofi-trofi, pertanyaan soal itu akan terus ada."

"United seharusnya memenangi Liga Europa musim lalu, tapi mengacaukannya di final melawan Villarreal. Dan sekali lagi, Solskjaer harus menjelaskan kegagalan lainnya di sebuah turnamen."

"Tidak diragukan United sudah berkembang di bawah arahannya, karena ada sedikit kekacauan saat Jose Mourinho pergi pada Desember 2018. Tapi ketika seorang manajer menangani klub masif dan tak memenangi apapun selama 2,5 tahun, dia beruntung bisa diberikan kontrak tiga tahun," imbuh pemilik titel Liga Inggris dan Piala FA sebagai pemain Liverpool ini.



Simak Video "Mantap! Penjualan Kaos MU CR7 Pecahkan Rekor, Kalahkan Messi"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/pur)