ADVERTISEMENT

Premier League 2021/2022: MU dan Misi Menembus Dinding Terakhir

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Selasa, 10 Agu 2021 20:51 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - AUGUST 07: Mason Greenwood of Manchester United celebrates scoring his teams first goal during the pre-season friendly match between Manchester United and Everton at Old Trafford on August 07, 2021 in Manchester, England. (Photo by Jan Kruger/Getty Images)
Usai runner-up musim lalu, Manchester United juara Premier League musim ini? (Foto: Getty Images/Jan Kruger)
Jakarta -

Manchester United menunjukkan progres bersama Ole Gunnar Solskjaer. Musim ini misinya adalah menembus dinding pembatas terakhir untuk juara.

Sejak ditangani Ole Gunnar Solskjaer, Manchester United terus membaik posisinya. Setelah finis keenam di musim 2018/2019, MU bisa merangsek ke urutan tiga pada 2019/2020 kendati dengan jumlah poin yang sama (66).

Peningkatan paling signifikan ada di musim 2020/2021 lalu, ketika Bruno Fernandes dkk finis runner-up dengan raihan 74 poin. Tapi masih ada hal-hal yang perlu dibuktikan lebih jauh oleh MU.

Torehan 74 poin itu masih 12 poin di belakang Manchester City yang jadi juara. Bahkan itu belum mempertimbangkan faktor rival yang terpincang-pincang, seperti Liverpool yang mengalami krisis bek dan Chelsea yang berganti manajer di tengah musim.

Kali ini, dengan asumsi Liverpool dan Chelsea lebih siap, MU perlu memperkuat diri dengan lebih baik juga. Dan itu terlihat dari sigapnya klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut di bursa transfer. Sampai saat ini, Jadon Sancho sudah diamankan dan Raphael Varane segera diresmikan.

Sayap kanan dan bek tengah memang musim lalu banyak disoroti para legenda Manchester United sebagai titik yang perlu diperkuat. Masalah berikutnya ada di pos penyerang tengah, yang coba diatasi Ole Gunnar Solskjaer dengan mengikat Edinson Cavani lebih lama. Setelah diganggu sejumlah cedera musim lalu, Cavani musim ini diperkirakan bakal mendapatkan kepercayaan lebih.

Lantas apakah Jadon Sancho dan Raphael Varane cukup untuk mengejar Manchester City, menahan tekanan Liverpool dan Chelsea, lalu mengakhiri penantian gelar sejak 2013? Hanya waktu yang akan bisa menjawab.

Namun Solskjaer sempat menyatakan optimismenya menatap musim baru, meski enggan muluk-muluk juga. Target pertama adalah memulai musim dengan positif karena itu gagal diwujudkan musim lalu.

Dari enam pekan pertama musim lalu, MU cuma dua kali menang. Mereka sekali berimbang dan menelan tiga kekalahan, jelas bukan awal yang baik untuk memulai misi mengejar trofi.

"Setiap musimnya kami berharap bisa jadi penantang gelar di setiap kompetisi. Untuk mendapatkan posisi di mana Anda bisa mengejar trofi-trofi, Anda perlu memulai musim depan baik. Itulah fokusnya sekarang," ungkapnya dikutip Manchester Evening News.

"Kami perlu memulai dengan bagus di laga pertama, lalu di beberapa pertandingan awal. Sebab musim lalu kami memulai dengan buruk."

Sudah cukupkah skuad Manchester United untuk melangkah lebih jauh dari musim lalu dan jadi juara?

(raw/krs)

ADVERTISEMENT