Martin Odegaard Pergi untuk Kembali ke Arsenal

Adhi Prasetya - Sepakbola
Sabtu, 21 Agu 2021 08:25 WIB
Martin Odegaard, Arsenal
Odegaard kembali ke Arsenal. Foto: dok. Arsenal
Jakarta -

Baru Juli lalu Martin Odegaard mengucapkan perpisahan kepada Arsenal. Eh, siapa sangka di bulan berikutnya ia kembali ke Emirates Stadium, bahkan dengan status pemain tetap.

Musim lalu, Odegaard yang luntang-lantung di Real Madrid karena jarang diberi kesempatan bermain akhirnya dipinjamkan ke Arsenal. Bersama The Gunners, pemuda Norwegia itu mencoba bangkit.

Setengah musim di bawah asuhan Mikel Arteta, Odegaard tampil 20 kali, 14 di antaranya sebagai starter. Ia juga menyumbang 2 gol dan 2 assist. Penampilannya sebagai gelandang serang sukses memikat Arsenal, yang kemudian berniat merekrutnya secara permanen di akhir musim lalu.

Sayang, Real Madrid kala itu tak tertarik. Apalagi mereka baru saja menunjuk Carlo Ancelotti sebagai pelatih baru, dan menginginkan Odegaard pulang. Sang pemain sudah semakin matang dan siap sewaktu-waktu mengambil tempat inti di skuad Los Blancos.

Namun rupanya Arsenal ngotot untuk kembali mendapatkan jasa Odegaard. Dilaporkan jurnalis The Guardian Fabrizio Romano, Arteta dan Edu Gaspar selaku direktur teknik Arsenal terus mengupayakan kembalinya pemuda 22 tahun itu. Mereka juga tahu Madrid sedang butuh uang.

Strategi menunggu pun diambil Arsenal. Memasuki bulan terakhir bursa transfer, barulah mereka mengajukan penawaran lagi. Madrid, yang sebenarnya mau menjual Isco, akhirnya luluh juga dengan tawaran Arsenal, sebab Isco tak kunjung laku.

35 juta Euro plus bonus akhirnya menjadi harga yang disepakati. Odegaard akhirnya resmi kembali ke Arsenal pada 20 Agustus 2021. Bukan sebagai pinjaman, namun secara permanen. Ia dikontrak sampai 2026.

Tak ada klausul buy-back dalam kontrak Odegaard. Meski Madrid punya hak pertama untuk membelinya kembali di masa depan, namun pengambil keputusan tetaplah Odegaard. Itu artinya, ia tak harus menerimanya andai Madrid menginginkannya kembali.

Odegaard sendiri senang dengan kepindahan ini. Bermain untuk Madrid jelas sebuah impian banyak pemain, namun perasaan diistimewakan Arsenal ternyata lebih menarik baginya.

(adp/bay)