Dalih Arteta soal Jebloknya Arsenal: Badai Cedera dan Corona

Bayu Baskoro - Sepakbola
Senin, 23 Agu 2021 08:30 WIB
NEWCASTLE UPON TYNE, ENGLAND - MAY 02: Mikel Arteta, Manager of Arsenal looks on during the Premier League match between Newcastle United and Arsenal at St. James Park on May 02, 2021 in Newcastle upon Tyne, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Lee Smith - Pool/Getty Images)
Mikel Arteta menyebut timnya memble di awal musim akibat badai cedera dan corona. (Foto: Getty Images/Pool)
London -

Arsenal gagal mencetak gol dan menelan kekalahan di dua laga awal Liga Inggris. Mikel Arteta mengklaim timnya tampil jeblok karena badai cedera dan COVID-19.

Arsenal memulai musim Premier League 2021/2022 dengan sangat buruk. The Gunners tak berkutik dalam dua game awal kontra Brentford dan Chelsea.

Pekan pertama Arsenal berakhir dengan kekalahan 0-2 di tangan tuan rumah Brentford. Bukayo Saka dkk kemudian tumbang 0-2 saat menjamu Chelsea di Emirates Stadium, Minggu (22/8/2021) malam WIB.

Dua kekalahan beruntun itu membawa Arsenal masuk ke dalam buku rekor. Meriam London untuk kali pertama sepanjang sejarah tumbang secara beruntun tanpa bisa mencetak satu gol pun di awal Liga Inggris.

Hasil-hasil buruk itu mengantarkan Arsenal ke zona bawah klasemen sementara Liga Inggris. The Gunners kini menduduki posisi ke-19 dari 20 kontestan, hanya unggul dari Norwich City yang menjadi juru kunci.

Mikel Arteta selaku manajer Arsenal buka suara soal memblenya Arsenal di awal musim Premier League 2021/2022. Dia menyebut timnya rontok akibat badai cedera dan COVID-19 dalam dua minggu terakhir.

Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette dan Willian tak bisa bermain di pekan pertama karena positif virus Corona, begitu pula Ben White yang terpapar COVID-19 menjelang laga kontra Chelsea. Adapun Thomas Partey, Gabriel dam Eddie Nketiah absen akibat cedera.

"Anda harus memahami situasi yang kami miliki. Kami kehilangan sembilan pemain dan itu sangat sulit. Ini bukan sekadar sembilan pemain biasa - mereka adalah beberapa pemain inti," kata Mikel Arteta, dilansir dari BBC.

"Saya tidak berpikir klub telah menghadapi sesuatu seperti ini dalam sejarah. Kami harus menghadapi tantangan, liga atau klasemen tidak ditentukan pada Agustus," sambungnya.

"Hal terburuk yang bisa anda lakukan adalah menyerah. Kami jelas tidak akan melakukan itu," pungkasnya.



Simak Video "Prediksi Arsenal VS Chelsea Bersama AIS Palu dan CISC Pekanbaru"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/aff)