Arsenal Lembek Banget

Yanu Arifin - Sepakbola
Minggu, 29 Agu 2021 02:50 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - AUGUST 28: Ruben Dias of Manchester City looks on at Kieran Tierney of Arsenal who goes down during the Premier League match between Manchester City and Arsenal at Etihad Stadium on August 28, 2021 in Manchester, England. (Photo by Shaun Botterill/Getty Images )
Bek Arsenal Kieran Tierney terjatuh di lapangan di pertandingan melawan Manchester City di Etihad Stadium, Manchester, Sabtu (28/8/2021). (Foto: Shaun Botterill/Getty Images)
Manchester -

Arsenal dinilai bermain dengan kurang berani saat dibantai Manchester City lima gol tanpa balas. Meriam London diminta mengatasi kekurangannya itu.

Arsenal menelan kekalahan ketiga beruntunnya di Premier League musim ini. Setelah dihajar Brentford dan Chelsea, giliran Man City memberinya hasil jeblok.

Bertandang ke Etihad Stadium, Sabtu (28/8/2021), Arsenal dilumat 0-5. Tim tamu sempat tertinggal dua gol lebih dulu oleh aksi Ilkay Guendogan dan Ferran Torres, sebelum kena kartu merah usai Granit Xhaka melanggar keras Joao Cancelo.

Bermain dengan 10 orang kian menyulitkan Arsenal. Hasilnya, tiga gol kembali bersarang ke gawangnya, masing-masing dilesakkan Gabriel Jesus, Rodri, dan satu gol lagi dari Torres.

Sepanjang laga, Arsenal memang kalah segalanya dari City. Opta mencatat, The Gunners cuma menguasai bola 19 persen, anak asuh Mikel Arteta juga cuma bisa melepaskan satu tembakan sepanjang laga, dan itu tidak tepat sasaran.

[Gambas:Opta]

Sementara City tampil begitu dominan, dengan penguasaan bola mencapai 81 persen dan melepaskan 25 shots ke gawang Arsenal, 10 di antaranya mengarah tepat sasaran.

Striker Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang, mengakui timnya bermain kurang greget. Striker asal Gabon itu berharap timnya bisa bangkit.

"Hari ini itu tidaklah cukup, dan melawan tim seperti City, bahkan ketika posisinya 11 melawan 11, Anda harus mengambil risiko dan berani menguasai bola, dan kami tidak melakukannya hari ini," kata Aubameyang kepada BT Sport.

"Setelah kartu merah itu adalah permainan yang berbeda, tetapi itu masih tidak cukup dan semua orang memang harus menaikkan levelnya, bekerja lebih keras sebagai tim dan tetap bersatu. Ini adalah satu-satunya cara untuk berkembang."

"Kami harus bermain dengan keberanian. Jenis permainan ini, kami harus bermain dengan segalanya, dan mengambil risiko, tetapi kami tidak melakukannya hari ini."

"Saya pikir kami harus berbicara satu sama lain, para pemain, dan saya pikir ini penting karena kami adalah Arsenal, dan kami harus menunjukkan kebanggaan kami yang terluka. Kami harus berbicara, dan mengatakan kebenaran antara satu sama lain, jujur dan menaikkan level kami," ujarnya.

Kekalahan ini sementara menempatkan Arsenal di dasar klasemen Liga Inggris dengan nirpoin. Adapun Manchester City kini mengoleksi 6 poin.

(yna/mrp)