Wenger: Xhaka Enggak Jago Tekel

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Selasa, 31 Agu 2021 09:07 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - AUGUST 28: Referee Martin Atkinson awards Granit Xhaka of Arsenal a red card during the Premier League match between Manchester City and Arsenal at Etihad Stadium on August 28, 2021 in Manchester, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Gelandang Arsenal Granit Xhaka dapat kartu merah karena dinilai melakukan tekel berbahaya kepada pemain Manchester City Joao Cancelo (Foto: Getty Images/Catherine Ivill)
Jakarta -

Granit Xhaka dapat kartu merah saat melawan Manchester City karena dinilai melakukan tekel berbahaya. Mantan manajer Arsenal Arsene Wenger sudah lama menyoroti teknik tekel Xhaka.

Arsenal babak belur dan kalah 0-5 saat tandang ke markas City di Etihad Stadium dalam lanjutan Premier League, Sabtu (28/8/2021) malam WIB. The Gunners harus menuntaskan laga dengan 10 orang setelah Xhaka mendapat kartu merah pada menit ke-35.

Gelandang internasional Swiss itu diusir wasit karena dinilai melakukan tekel berbahaya kepada Joao Cancelo dengan dua kaki. Wasit Martin Atkinson yang memimpin laga langsung memberikan kartu merah kepada Xhaka.

Itu jadi kartu merah keempat Xhaka selama berseragam Arsenal. Semua kartu merah itu didapat Xhaka secara langsung, bukan akumulasi kartu kuning.

Arsene Wenger sudah lama menyoroti cara Granit Xhaka melakukan tekel, bahkan saat ia masih menangani Arsenal. Wenger menilai Xhaka tak menguasai teknik tekel dengan baik.

"Ini lebih ke cara dia melakukan tekel yang tidak benar-benar meyakinkan. Dia tidak menguasai teknik tekel dengan baik," ujar Wenger seperti dilansir Mirror.

Xhaka memegang rekor sebagai pemain Arsenal dengan kartu merah terbanyak dalam satu musim (2). Dia pernah dapat dua kartu merah pada musim 2016/2017. Xhaka juga sudah mendapat 58 kartu kuning selama memperkuat Meriam London.

"Saya kira dia bukan penekel yang hebat," ucap Wenger usai Xhaka dapat kartu merah di laga melawan Burnley pada 2017.

"Saya lebih ingin mendorongnya agar tidak melakukan tekel, agar tetap berdiri, dan itulah cara terbaik untuk mengatasinya."

"Tekel adalah teknik yang Anda pelajari saat masih muda. Anda bisa memperbaikinya, tapi ketika Anda berhadapan dengan seseorang, lebih baik tetap berdiri," kata Wenger.

Arsenal kini terpuruk di dasar klasemen Liga Inggris. Pasukan Mikel Arteta itu belum mendapat poin setelah selalu kalah dalam tiga pertandingan.

(nds/bay)