Jorginho dan Ejekan 'Anak Sarri' yang Memotivasinya

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Kamis, 02 Sep 2021 11:45 WIB
Chelseas Italian midfielder Jorginho reacts after scoring his penalty in the penalty shoot out during the UEFA Super Cup football match between Chelsea and Villarreal at Windsor Park in Belfast on August 11, 2021. (Photo by Paul ELLIS / AFP)
Jorginho mengungkapkan termotivasi dengan ejekan dari suporter Chelsea sendiri. (Foto: AFP/PAUL ELLIS)
London -

Jorginho sedang menikmati karier yang sukses bersama Chelsea. Jorginho mengaku termotivasi dengan ejekan dari sebagian suporternya sendiri. Bagaimana ceritanya?

Bintang sepakbola Italia itu bergabung Chelsea dari Napoli pada musim panas 2018. Pembelian Jorginho diyakini merupakan permintaan khusus dari pelatih Chelsea kala itu, Maurizio Sarri. Alasannya, Jorginho menunjang taktik yang diterapkan Sarri sepertidi Napoli.

Di bawah asuhan Sarri, Jorginho membuat 54 penampilan dengan dua gol saja di seluruh kompetisi dan membantu the Blues memenangi Liga Europa. Meski begitu, tidak semua suporter Chelsea menyukai permainan Jorginho. Bahkan Jorginho diejek dengan sebutan 'Anak Sarri'.

Namun, toh setelah Sarri hengkang di akhir musim Jorginho masih terus mendapatkan kepercayaan dari manajer baru Frank Lampard. Setelah kursi pelatih Chelsea diduduki Thomas Tuchel, Jorginho masih mempertahankan posisinya dan sukses memimpin timnya memenangi Liga Champions lalu Piala Eropa 2020 dengan Italia.

Kesuksesan lain menanti Jorginho karena difavoritkan memenangi Ballon d'Or 2021. Pesepakbola berusia 29 tahun itu justru berterima kasih dengan seluruh kritik dan ejekan yang pernah diterimanya karena justru membuatnya bisa mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya.

"Startku di Chelsea membuatku lebih merindukannya [Napoli] lagi," tulis Jorginho untuk The Player's Tribune, yang dikutip Daily Mail. "Kita semua ingat ketika mereka mengatakannya, bukan? Aku terlalu lambat. Aku terlalu lemah. Aku adalah anaknya Sarri. Ya ampun, itu membuatku sangat marah."

"Tapi dengar, ya mereka meremehkan aku. Anda lihat, aku memang menjalani start yang naik-turun di setiap klub yang pernah kubela. Setiap klub. Luar biasa. Ketika aku datang ke Verona, tidak ada yang menginginkan aku. Mereka meminjamkan aku ke klub divisi empat. Tidak ada yang menginginkanku juga di sana. Tapi aku terus bekerja dan aku mendapatkan respek. Aku kembali ke Verona dan kami promosi ke Serie A."

"Aku juga menjalani sebuah musim yang sulit di Napoli, kemudian Sarri datang dan mengubah segalanya. Jadi soal Chelsea? Aku hanya menggunakan kritik itu sebagai bahan bakar. Aku kala itu berpikir, 'Orang-orang ini akan malu.'

"Sekarang aku duduk di sini dengan sebuah titel Liga Europa dan Liga Champions. Jadi kepada semua kritik, aku cuma ingin mengatakan satu hal. Terima kasih. Sungguh, terima kasih semuanya," lugas Jorginho.



Simak Video "Coman Diincar The Blues, Napoli Ingin Bawa Balik Sarri dan Jorginho"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/krs)