Klopp 'The Normal One' Mau Hidup Normal Lagi

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 04 Sep 2021 14:15 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - AUGUST 21: Jurgen Klopp, Manager of Liverpool reacts during the Premier League match between Liverpool and Burnley at Anfield on August 21, 2021 in Liverpool, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Juergen Klopp tak sabar ingin segera hidup normal lagi (Getty Images/Catherine Ivill)
Liverpool -

Juergen Klopp tak tahu berapa lama lagi akan melatih Liverpool. Tapi, yang pasti, Klopp ingin hidup normal dulu setelah selesai di The Reds.

Klopp akan memasuki tahun keenamnya menjadi manajer Liverpool Oktober nanti. Selama itu pula, Klopp sudah menahbiskan diri sebagai salah satu manajer terbaik di Inggris.

Klopp membawa Liverpool kembali ke persaingan papan atas setelah lama terpuruk. Setelah memberikan gelar Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub di 2019, Klopp menghadiahi trofi Premier League pada 2020.

Trofi tersebut sudah dinanti tiga dekade lamanya dan jelas Klopp adalah pahlawan untuk fans Liverpool. Kepergian manajer asal Jerman itu tentu akan menyakitkan untuk semua yang ada di Liverpool dari mulai pemain hingga suporter.

Apalagi dengan kontrak tersisa tiga tahun, Klopp belum punya rencana untuk memperpanjangnya lagi. Klopp masih ingin melihat perkembangan situasi hingga 2024.

Jika memang Klopp harus pergi, maka dia senang hati melakukannya karena sudah lama tidak liburan panjang. Ya, Klopp memang intens melatih sejak 2001 bersama Mainz.

Bahkan saat pergi dari Borussia Dortmund pada akhir musim 2014/2015, Klopp cuma istirahat tak sampai lima bulan sebelum dikontrak Liverpool.

"Apa yang saya lakukan itu benar-benar menyenangkan; saya sangat menikmatinya," ujar Klopp kepada RTL.

"Satu-satunya persoalan adalah pekerjaan saya tidak mengenal kata libur, tidak ada waktu untuk santai," sambung pria yang menyebut dirinya The Normal One pada perkenalan sebagai manajer baru Liverpool pada 2015.

"Apakah saya harus seperti ini hingga tuan nanti?."

"Apapun yang terjadi, ketika kontrak saya di Liverpool berakhir, pertama-tama saya harus tahu seperti enaknya hidup normal lagi. Rehat setahun dulu karena saya tidak pernah menjalani itu. Tapi saya sekarang santai-santai saja," tutup Juergen Klopp.

(mrp/bay)