8 Pemain Brasil di Liga Inggris Dilarang Tampil Usai Mangkir dari Timnas

Adhi Prasetya - Sepakbola
Rabu, 08 Sep 2021 23:30 WIB
Liverpools Roberto Firmino, left, Liverpools goalkeeper Alisson, center, and Liverpools Fabinho, celebrate with the English Premier League trophy following its presentation to the team for winning the EPL 2019-2020 season after the soccer match between Liverpool and Chelsea at Anfield Stadium in Liverpool, England, Wednesday, July 22, 2020. Liverpool won the match 5-3. (Phil Noble/Pool via AP)
Firmino, Alisson, dan Fabinho dilarang bermain di Liga Inggris akhir pekan ini. Foto: AP/Phil Noble
Jakarta -

Delapan pemain Brasil yang bermain di Liga Inggris akan absen di laga akhir pekan ini, sebagai imbas dari kebijakan sejumlah klub yang melarang pemainnya pergi membela timnas masing-masing selama jeda internasional.

Dilaporkan BBC, Rabu (8/9/2021), Federasi Sepakbola Brasil (CBF) telah mengeluarkan larangan bermain kepada pemain yang tak memenuhi panggilan timnas untuk melakoni laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL.

Delapan pemain itu yakni Fred (Manchester United), Thiago Silva (Chelsea), Roberto Firmino, Alisson Becker, Fabinho (Liverpool), Gabriel Jesus, Ederson (Manchester City), dan Raphinha (Leeds United).

Dalam aturan FIFA, para pemain memang wajib hadir memenuhi panggilan timnas yang akan bermain di laga resmi. Jika menolak, mereka bisa dilarang bermain selama 5 hari setelah jeda internasional berakhir.

Dalam kasus kali ini, delapan orang tersebut dilarang bermain dalam rentang waktu 10-14 September, mengingat jeda internasional berakhir pada 9 September. Itu artinya, mereka akan absen di pekan keempat Liga Inggris yang berlangsung pada 11-13 September.

Khusus Thiago Silva dan Fred, keduanya bahkan tak bisa bermain di matchday perdana Liga Champions, sebab Chelsea dan MU bertanding pada 14 September, sedangkan Liverpool dan Man City baru bertanding pada 15 September, saat waktu hukuman sudah berakhir.

Sebetulnya ada satu pemain Brasil yang juga mangkir dari panggilan, yakni Richarlison (Everton). Meski begitu, ia tak bernasib sama seperti delapan kompatriotnya.

Hal ini disebabkan iktikad baik dari Everton yang bersedia mengijinkan Richarlison bermain di Olimpiade Tokyo 2020 pada Juli-Agustus lalu, padahal ajang tersebut tak masuk kalender FIFA. Richarlison berperan besar dalam keberhasilan Brasil meraih medali emas dengan mencetak 5 gol selama turnamen.

Selain para pemain Brasil, masih ada lagi pemain-pemain yang terkena efek aturan FIFA ini, yakni Raul Jimenez (Wolverhampton Wanderers, Meksiko), Miguel Almiron (Newcastle United, Paraguay), dan Francisco Sierralta (Watford, Chile).

Sejumlah klub Premier League sebelumnya mengeluarkan larangan bagi para pemain mereka untuk membela timnas masing-masing selama jeda internasional, khususnya yang berasal dari negara yang masuk daftar merah pemerintah Inggris terkait kasus COVID-19.

Sebab, orang-orang yang datang ke Inggris dari negara di daftar merah diharuskan menjalani karantina selama 14 hari, dan inilah yang ingin dihindari klub-klub tersebut. Meksiko dan seluruh negara zona CONMEBOL diketahui masuk daftar tersebut.

Terkait larangan ini, klub-klub yang terdampak sudah mendapat pemberitahuan dari FIFA dan saat ini tengah melakukan negosiasi atas keputusan itu.

(adp/bay)