Werner Ungkap Alasan Tak Jadi Eksekutor Penalti saat Lawan Villa

Putra Rusdi K - Sepakbola
Kamis, 23 Sep 2021 16:47 WIB
LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 22: Timo Werner of Chelsea looks on during the Carabao Cup Third Round match between Chelsea and Aston Villa at Stamford Bridge on September 22, 2021 in London, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Timo Werner ungkap alasan tak jadi eksekutor penalti lawan Aston Villa (Foto: Getty Images/Catherine Ivill)
London -

Timo Werner memilih tak menjadi eksekutor saat adu penalti kala Chelsea melawan Aston Villa. Ia membeberkan alasan mengapa tak berani mengeksekusi titik putih.

Chelsea berhasil melaju ke babak keempat Piala Liga Inggris. Hal tersebut dipastikan usai The Blues menumbangkan Aston Villa 4-3 melalui lewat adu penalti di Stamford Bridge pada babak ketiga, Kamis (23/9/2021) dini hari WIB.

Laga harus dituntaskan ke babak tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 90 menit. Tuan rumah unggul lebih dulu melalui Timo Werner pada menit ke-54. Villa hanya butuh waktu 10 menit untuk membalas dari Cameron Archer pada menit ke-64.

Pada babak adu penalti, Werner yang mencetak gol memilih untuk tidak menjadi penendang. Padahal, pemain asal Jerman ini sudah terbiasa menjadi eksekutor titik 12 pas sejak masih berseragam RB Leipzig. Ia juga tercatat telah mencetak tiga gol dari empat kesempatan mengambil penalti di Chelsea.

Tanpa Werner yang menjadi penendang, Chelsea tetap mampu meraih kemenangan usai empat eksekutornya sukses menjalankan tugasnya. Mereka yang berhasil mencetak gol lewat titik putih adalah Romelu Lukaku, Mason Mount, Ross Barkley dan Reece James. Hanya Ben Chilwell eksekutor Chelsea yang gagal menjalankan tugasnya.

Sementara di kubu Villa dua penendang mereka yaitu Ashley Young dan Marvelous Nakamba tak mampu menaklukkan Kepa Arizzabalaga. The Villans cuma bisa mencetak tiga gol dari Anwar El Ghazi, Ezri Konsa, dan Emil Buendia.

Usai laga, Werner mengungkap alasan tak berani menjadi eksekutor penalti di laga ini. Hal tersebut karena dirinya mengalami cedera pada betis.

Penyerang 25 tahun ini harusnya diganti akibat cedera tersebut. Namun, ia tak bisa ditarik keluar karena Chelsea sudah melakukan tiga pergantian pemain.

"Pertama-tama, saya merasakan sakit di betis saya, tetapi karena (kami telah menggunakan semua) tiga pergantian pemain, saya tidak bisa (diganti)," ujar Werner.

"Ketika Anda memiliki pemain yang fit, lebih baik mereka yang melakukan tendangan penalti."



Simak Video "Prediksi Chelsea VS MU Bersama Chelsea Indonesia Supporters Club dan Jogja United Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/krs)