Ruben Loftus-Cheek Solusinya Thomas Tuchel

Yanu Arifin - Sepakbola
Minggu, 03 Okt 2021 16:00 WIB
Chelseas Ruben Loftus-Cheek controls the ball during the English Premier League soccer match between Chelsea and Southampton at Stamford Bridge Stadium in London, Saturday, Oct. 2, 2021. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)
Ruben Loftus-Cheek menjadi starter saat Chelsea menjamu Southampton di Stamford Bridge, Sabtu (2/10). (Foto: Kirsty Wigglesworth/AP)
London -

Ruben Loftus-Cheek tampil jadi starter saat Chelsea menggilas Southampton di pekan ke-7 Liga Inggris. Gelandang Inggris itu jadi solusi Thomas Tuchel.

Chelsea menjamu Southampton dengan susunan pemain yang sedikit berbeda. Trevoh Calobah, Ben Chilwell, dan Loftus-Cheek turun jadi starter.

Dengan formasi 3-4-3, Chelsea tampil menjanjikan. Gol pertama bisa dicetak di menit ke-9, lewat aksi Chalobah.

Namun, Southampton bisa menyamakan skor di babak kedua lewat penalti. James Ward-Prowse mengubah skor menjadi 1-1.

Saat Southampton diganjar kartu merah, usai Ward-Prowse melanggar Jorginho, Chelsea bisa bikin dua gol lagi. Timo Werner dan Ben Chilwell memastikan tuan rumah menang 3-1.

Usai laga, sorotan tertuju pada Loftus-Cheek. Pemain 25 tahun itu akhirnya bisa kembali ke Starting XI setelah 384 hari tersisih.

Penampilan Loftus-Cheek, bersama Mateo Kovacic sebagai gelandang box-to-box, membuat lini tengah Chelsea begitu solid. Di saat bersamaan, transisi menyerang The Blues jadi lebih cair, yang membuat pemain depan banyak menerima bola.

Tuchel menjelasakan alasannya memainkan Loftus-Cheek sejak awal. Terlepas N'Golo Kante memang sedang isolasi akibat positif COVID-19, Loftus-Cheek dimainkan karena bagus dalam membalikkan situasi di lapangan.

"Kami memutuskan menempatkan Ruben, karena kami mewaspadai pressing tinggi mereka di tengah, tapi kami juga ingin menembus lini tengah," kata Tuchel.

"Ruben dan Kova bukan saja bisa mengumpan, tapi mengalirkan bola untuk melepaskan tekanan. Itulah alasan kami memilih mereka," jelasnya.

Kemenangan atas Southampton membuat Chelsea sementara kembali ke puncak klasemen Liga Inggris. Si Biru mengoleksi 16 poin.



Simak Video "Misi Balas Dendam Guardiola untuk Chelsea-nya Tuchel"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/cas)