Carragher Nggak Sakit Hati Sama Ucapan David Luiz

Afif Farhan - Sepakbola
Rabu, 13 Okt 2021 20:40 WIB
Soccer Football - Premier League - Arsenal v Burnley - Emirates Stadium, London, Britain - August 17, 2019  Arsenals David Luiz applauds the fans after the match   REUTERS/David Klein  EDITORIAL USE ONLY. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or
Carragher Nggak Sakit Hati Sama Ucapan David Luiz (Reuters)
Liverpool -

David Luiz menyebut kalau Jamie Carragher tidak pantas mengkritiknya, karena Carragher belum pernah juara Liga Inggris. Legenda Liverpool itu kalem.

David Luiz sempat tampil buruk ketika berseragam Arsenal di tahun-tahun terakhirnya di Liga Inggris. Tepatnya pada periode 2019-2021.

Bek tengah asal Brasil itu kerap bikin blunder dan mengantongi kartu merah. Eks pemain Liverpool, Jamie Carragher pun memberikan kritik kepadanya.

"Dia bermain sangat buruk sebagai seorang bek," cetus Carragher seperti dilansir dari Mirror.

David LuizDavid Luiz yang dikritik Carragher karena penampilan buruk bersama Arsenal Foto: (Getty Images/Clive Mason)

David Luiz membalas. Pemain berusia 34 tahun yang kini memperkuat Flamengo itu menyerang balik Jamie Carragher, pemain yang belum pernah memenangi Liga Inggris!

"Ini lucu, beberapa orang membicarakan tentang bagaimana memenangi Premier League, padahal mereka sendiri tidak pernah memenanginya," kata Luiz kepada Daily Mail.

"Jamie Carragher kan tidak pernah memenangi Premier League," sambungnya.

David Luiz menyebut, kalau dirinya punya sejarah cukup bagus selama mengarungi Liga Inggris. Dirinya mampu meraih sekali titel Premier League, tiga kali Piala FA, sekali Community Shield. Termasuk, David Luiz memenangi Liga Champions dan dua kali Liga Europa bersama Chelsea.

"Mereka bicara dan bilang, 'Pemain ini tidak pas untuk liga ini'. Sedangkan aku memenangi liga. Orang-orang seperti itu telah melupakan masa lalu. Anda tidak bisa mengatakan, 'David itu seorang pemain yang tidak pernah juara, Anda tidak akan juara apapun dengan David'. Itu salah!" semburnya

"Anda harus punya dasar dari pendapat Anda pada sesuatu yang nyata, bukan sesuatu yang palsu. Aku sih menggunakan persepsi. Itu saja. Aku tidak akan mati-matian menentang untuk mengubah persepsi orang-orang itu, yang memilih memiliki pandangan seperti itu tentang aku karena mereka memang menginginkannya," sambung dia.

"Mereka tidak menganalisisku dengan tepat. Aku toh ogah membuang-buang waktuku untuk hal itu," lanjut David Luiz.

(Halaman selanjutnya, Jamie Carragher kalem)