Tuchel Bela Saul

Afif Farhan - Sepakbola
Rabu, 27 Okt 2021 13:15 WIB
LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 11: Saul Niguez of Chelsea during the Premier League match between Chelsea  and  Aston Villa at Stamford Bridge on September 11, 2021 in London, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Tuchel Bela Saul (Getty Images)
London -

Saul Niguez dinilai tidak cocok dengan Chelsea. Manajer Thomas Tuchel membelanya, Saul butuh waktu tapi pelan-pelan sudah oke tuh!

Saul Niguez adalah rekrutan baru Chelsea di musim panas kemarin yang dipinjam dari Atletico Madrid selama semusim. Chelsea punya opsi untuk membelinya secara permanen di akhir musim nanti.

Pemain 26 tahun itu sudah menjalani debut di Liga Inggris kala kontra Aston Villa pada awal September. Sayangnya, Saul sepertinya butuh waktu beradaptasi dengan permainan cepat di Premier League.

Selanjutnya, Saul Niguez belum lagi dimainkan di Liga Inggris dan cuma melulu jadi cadangan. Manajer Thomas Tuchel memberinya kesempatan di Carabao Cup alias Piala Liga Inggris dengan dua kali jadi starter dan sekali di Liga Champions jadi pemain pengganti.

Sayangnya, Saul belum kelihatan taringnya sebagai gelandang tengah kelas wahid. Banyak pundit sepakbola mengatakan, kalau Saul tidak cocok dengan gaya main Chelsea pun tidak cocok dengan gaya main di Inggris.

Manajer Thomas Tuchel pasang badan terhadap Saul Niguez. Dia membela dan menyebut, kalau Saul terus berkembang dengan baik!

"Laga melawan Southampton ini, Saul bermain dengan baik. Dia terus berkembang," terangnya seperti dilansir dari Metro.

"Dia bahkan bikin dua peluang. Pelan-pelan dia menyatu dengan tim," tambahnya.

LONDON, ENGLAND - OCTOBER 26: Adam Armstrong of Southampton is challenged by Saul Niguez of Chelsea during the Carabao Cup Round of 16 match between Chelsea and Southampton at Stamford Bridge on October 26, 2021 in London, England. (Photo by Justin Setterfield/Getty Images)Saul (kiri (Getty Images/Justin Setterfield)

Saul Niguez memang belum mendapat kesempatan bermain di Liga Inggris lagi, mengingat saingannya cukup berat yakni Jorginho, Mateo Kovacic, dan N'Golo Kante. Namun di kompetisi selevel Carabao Cup dan Piala FA, Thomas Tuchel memang memberikan kesempatan kepada seluruh pemain pelapis.

"Saya senang kok dengan Saul. Kami akan terus memolesnya dan memberikan waktu bermain yang cukup, juga hal serupa kepada pemain lain," tutup pria asal Jerman itu.

(aff/yna)