Kai Havertz Jawab Tantangan Tuchel

Yanu Arifin - Sepakbola
Rabu, 27 Okt 2021 14:40 WIB
LONDON, ENGLAND - OCTOBER 20: Kai Havertz of Chelsea celebrates after scoring their teams third goal during the UEFA Champions League group H match between Chelsea FC and Malmo FF at Stamford Bridge on October 20, 2021 in London, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Kai Havertz masih seret gol di Chelsea musim ini. (Foto: Getty Images/Catherine Ivill)
London -

Satu gol dilesakkan Kai Havertz untuk Chelsea, di pertandingan Piala Liga Inggris melawan Southampton. Pemain Jerman itu menjawab tantangan manajer Thomas Tuchel.

Havertz menjadi tumpuan Chelsea saat menghadapi Southampton di babak keempat Piala Liga Inggris. Bermain di Stamford Bridge, Rabu (27/10/2021) dini hari WIB, tuan rumah cukup kesulitan.

Havertz membawa Chelsea memimpin di menit ke-44. Tandukannya, memanfaatkan sepak pojok Hakim Ziyech, membawa The Blues unggul 1-0.

Di babak kedua berjalan, Chelsea langsung kebobolan. Che Adams bisa mencocor bola hasil sepakan Walker-Peters, yang gagal diantisipasi Kepa Arrizabalaga.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal habis. Di perpanjangan waktu, tak ada gol lagi sehingga adu penalti digelar. Dan Chelsea akhirnya menang 4-3.

Bagi Kai Havertz, satu golnya ke gawang Southampton bak menjawab tantangan pada Tuchel. Sebab, pemain Jerman itu masih seret gol untuk Chelsea musim ini.

Baru tiga gol dicetak Havertz dari 13 penampilan untuk Chelsea musim ini. Satu gol itu ia cetak ke gawang Liverpool, Malmo, dan Southampton.

Dibeli seharga 80 juta Euro dari Bayer Leverkusen musim lalu, Havertz total baru bikin 12 gol dan 10 assist. Salah satu golnya tercipta di final Liga Champions, yang membawa Si Biru merengkuh trofi keduanya di ajang itu.

Namun, statistik Havertz di Chelsea memang jomplang ketimbang masih berseragam Leverkusen. Di Jerman, pemain 22 tahun itu mampu bikin 46 gol dan 31 assist.

Beberapa waktu lalu, Tuchel sempat meminta lebih kepada Havertz, khususnya dalam hal gol dan assist.

"Dia masih kekurangan itu. Sesederhana itu, seperti statistik hal-hal yang menentukan, gol dan assist. Dia perlu berjuang untuk kembali ke tim," kata Tuchel, usai laga melawan Malmo.

Dan usai bikin gol di laga melawan Southampton, bisakah gol-gol Kai Havertz mengalir terus?

(yna/aff)