Tanda Solskjaer Sudah Tak Pas Lagi buat MU

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 28 Okt 2021 17:03 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - OCTOBER 24: Cristiano Ronaldo of Manchester United reacts after their side concedes a third goal scored by Mohamed Salah of Liverpool (not pictured) during the Premier League match between Manchester United and Liverpool at Old Trafford on October 24, 2021 in Manchester, England. (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)
Manchester United dipermalukan Liverpool 0-5 di Old Trafford pekan lalu. (Foto: Getty Images/Shaun Botterill)
Jakarta -

Posisi Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer Manchester United terancam. Kekalahan dari Liverpool dinilai membuktikan ia bukan lagi sosok yang pas buat MU.

Solskjaer menyaksikan tim Manchester United asuhannya dipermalukan 0-5 oleh Liverpool di Old Trafford pekan lalu. Kekalahan itu pula yang membuat posisi manajer asal Norwegia itu di ujung tanduk saat ini.

Pemecatan diyakini sudah menantinya, bergantung pada hasil melawan Tottenham Hotspur, Sabtu (30/10) akhir pekan ini. Sejumlah nama sudah dikaitkan sebagai penggantinya, salah satu yang terkuat adalah Antonio Conte.

Mantan penyerang Manchester United Dimitar Berbatov menilai bahwa hasil melawan Liverpool memberikan sinyal kuat bahwa perubahan dibutuhkan. Solskjaer dianggap tak bisa membawa MU berkembang lebih jauh, alias mengalami stagnasi.

Padahal musim panas lalu manajer asal Norwegia itu baru meneken kontrak baru, menandai ekspektasi lebih besar yang diletakkan manajemen ke pundaknya. Bukan apa-apa, musim lalu MU finis runner-up di Premier League dan Liga Europa, sehingga musim ini targetnya adalah maju satu langkah terakhir.

Manajemen bahkan memberi dukungan besar dengan mendatangkan Jadon Sancho dan Raphael Varane, disusul Cristiano Ronaldo di hari-hari terakhir bursa transfer. Tapi hasilnya malah jeblok sejauh ini.

"Diukur dari laga Liverpool, Solskjaer bukanlah sosok tepat untuk membawa klub maju lebih jauh. Buat beberapa suporter, itu adalah laga terpenting dalam musim dan kami ingin mengalahkan Liverpool, mungkin lebih dari keinginan mengalahkan City," ungkap Dimitar Berbatov dilansir Football365.

"Oleh karena itu, kita harus melihat ke gambar besarnya dan ada banyak laga yang akan datang, kalau mereka tidak memenangi beberapa pertandingan di depan, maka Ole dalam masalah besar."

"Saya sudah membaca laporan-laporan terbaru mengatakan pekerjaannya aman untuk sekarang. Tapi kalau dia kalah di beberapa laga ke depan, maka dia akan sulit untuk membenarkan posisinya dan saya tak akan kaget sih kalau mereka sudah mulai mencari orang untuk diajak negosiasi, barangkali dia kalah di beberapa laga ke depan," imbuhnya.

(raw/krs)