Liverpool Ditinggal Juru Transfernya Akhir Musim Ini

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Jumat, 12 Nov 2021 00:15 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - NOVEMBER 03: The Liverpool FC logo is seen prior to the UEFA Champions League group B match between Liverpool FC and Atletico Madrid at Anfield on November 03, 2021 in Liverpool, England. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)
Liverpool ditinggal direktur olahraga Michael Edwards akhir musim ini (Getty Images/Laurence Griffiths)
Liverpool -

Liverpool kehilangan sosok penting di akhir musim ini. Juru transfernya Michael Edwards dipastikan tak lagi bekerja di klub.

Kepastian Edwards meninggalkan posisinya sebagai Direktur Olahraga klub diumumkan Liverpool, Kamis (11/11/2021) dini hari WIB kemarin.

Edwards tak lagi memperpanjang kontraknya yang habis akhir musim ini. Sebagai pengganti Edwards, ditunjuk asistennya saat ini Julian Ward mulai musim 2022/2023.

"Pria 42 tahun itu (Edwards) sudah memberitahukan kepada pemilik klub bahwa dia ingin mencari tantangan baru setelah kontraknya habis, sehingga proses transisi bisa dijalani dengan mulus," ujar pernyataan resmi klub.

"Operasional klub selama dipimpin Edwards begitu luar biasa karena memegang peranan penting dalam sukses tim Juergen Klopp di lapangan, mulai dari dua kali final Liga Champions beruntun di 2018 dan 2019, termasuk menjuarai kompetisi itu untuk keenam kalinya di Madrid."

"Lalu Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub, yang dipuncaki dengan mengakhiri puasa gelar liga 30 tahun ketika Reds menjuarai Premier League pada Juni 2020, setelah jadi runner-up semusim sebelumnya.

Edwards adalah sosok penting di balik itu semua karena dia dipercaya Fenway Sports Group (FSG) untuk mengurus transfer klub sejak November 2016. Edwards sebelumnya sudah melakoni berbagai posisi sejak gabung Liverpool sedekade silam, termasuk Kepala Analisis Performa.

Edwards dikenal sebagai ahli negosiasi yang ulung sehingga Liverpool diuntungkan dalam penjualan dan pembelian pemain.

LIVERPOOL, ENGLAND - NOVEMBER 03: The Liverpool FC logo is seen prior to the UEFA Champions League group B match between Liverpool FC and Atletico Madrid at Anfield on November 03, 2021 in Liverpool, England. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)Direktur Olahraga Liverpool Michael Edwards (kedua dari kiri) pergi di akhir musim Foto: Getty Images/Laurence Griffiths

Ketika menjual Philippe Coutinho ke Barcelona dengan banderol 142 juta paun, Edwards menggunakannya untuk membeli Virgil van Dijk (75 juta paun) dan Alisson Becker (66 juta paun) yang langsung jadi kunci kekuatan Liverpool.

Belum lagi Edwards kerap melakukan transfer senyap seperti saat mendatangkan Fabinho dan Diogo Jota, Lalu, Mohamed Salah, Andrew Robertson, Naby Keita, Xherdan Shaqiri, dan Thiago Alcantara juga hasil tangan dinginnya saat bernegosiasi dengan klub yang terbilang alot.

Michael Edwards juga bisa menjual pemain yang terbuang dari Liverpool dengan harga tinggi, seperti Danny Ings, Dominic Solanke, Jordon Ibe, Dejan Lovren, Mamadou Sakho, Ryan Kent, Harry Wilson, dan lainnya.

"Saya senang bekerja di sini, tetapi saya sangat percaya pada perubahan. Saya pikir itu baik untuk individu, dan dalam lingkungan kerja, baik untuk atasan saya juga," ujar Edwards.

(mrp/yna)