Kata-kata Pertama Solskjaer Usai Dipecat MU: Saya Bangga

Yanu Arifin - Sepakbola
Senin, 22 Nov 2021 07:40 WIB
WOLVERHAMPTON, ENGLAND - AUGUST 29: Ole Gunnar Solskjaer, Manager of Manchester United celebrates following the Premier League match between Wolverhampton Wanderers  and  Manchester United at Molineux on August 29, 2021 in Wolverhampton, England. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Ole Gunnar Solskjaer dipecat MU. (Foto: Getty Images/Michael Regan)
Manchester -

Ole Gunnar Solskjaer akhirnya dipecat Manchester United. Pria Norwegia itu mengaku bangga dengan bisa diberi kesempatan memimpin Setan Merah.

Manajemen MU akhirnya memecat Solskjaer pada Minggu (21/11/2021). Sang manajer dibebastugaskan, usai The Red Devils dihajar Watford 1-4 di pekan ke-12 Liga Inggris.

Solslkjaer, pahlawan MU di final Liga Champions 1999, dipecat karena gagal membuat tim meningkat. Padahal musim ini, Solskjaer diberi skuad bertabur bintang.

Manajemen mendatangkan Cristiano Ronaldo, Raphael Varane, dan Jadon Sancho. Namun, kini MU malah terdampar ke peringkat 8 klasemen Liga Inggris.

Solskjaer sendiri melatih MU sejak akhir 2018, kala menggantikan Jose Mourinho. Dari awalnya interim, sampai ditetapkan sebagai manajer permanen.

Total, Solskjaer sudah memimpin MU sebanyak 168 laga, dengan rincian memberi 91 kemenangan, 37 imbang, dan 40 kekalahan. Persentase kemenangannya sebesar 54,17 persen.

Selama itu, Solskjaer juga belum mempersembahkan trofi. Capaiannya cuma membawa MU finis kedua di Liga Inggris dan menjadi runner up Liga Europa musim lalu.

Dalam wawancara terakhirnya usai dipecat, Solskjaer mengaku bangga. Meski berakhir pahit, Solskjaer mengaku senang bisa diberi kesempatan melatih bekas klubnya.

"Sangat, sangat bangga. Tentu saja, itu salah satu hal yang Anda impikan dalam hidup Anda. Ketika Anda menjadi pemain, ketika Anda menjadi pelatih tim cadangan, pekerjaan berikutnya, satu-satunya impian dan satu-satunya hal yang belum Anda lakukan adalah mengelola klub, dan saya memilikinya sekarang," kata Solskjaer, dalam interview bersama MU, seperti dilansir Independent.

"Ini adalah sepak bola, benar-benar menyenangkan sejak menit pertama hingga menit terakhir, jadi saya harus berterima kasih kepada semua pemain karena sejak saya masuk, mereka adalah pemain top, orang-orang top. Beberapa telah datang, beberapa telah pergi, tetapi semuanya adalah kelompok yang menyenangkan untuk diajak bekerja sama."

"Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada dewan dan pemilik karena memberi saya kesempatan, karena ini bukan untuk semua orang dan saya punya kesempatan. Saya sangat tersanjung dan terhormat dipercaya membawa klub maju, dan saya sangat berharap saya meninggalkannya dalam keadaan yang lebih baik daripada ketika saya datang."

"Saya menjalin pertemanan yang baik, saya terhubung kembali dengan beberapa teman baik, staf baru datang dan saya menjadi teman yang sangat baik. Staf lain yang ada di sini ketika saya di sana, kami berteman baik dan kami telah terhubung dan itulah yang terjadi di klub seperti ini. Dengan para penggemar, para penggemar sangat luar biasa. Dari hari pertama di Cardiff sampai yang terakhir sekarang. [Mereka] top, dan kita akan bertemu lagi," katanya.

(yna/ran)