ADVERTISEMENT

Bencana buat Chelsea Kalau Ruediger Sampai Lepas Gratis

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Jumat, 26 Nov 2021 19:40 WIB
LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 23: Antonio Rudiger of Chelsea during the UEFA Champions League group H match between Chelsea FC and Juventus at Stamford Bridge on November 23, 2021 in London, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Kontrak Antonio Ruediger di Chelsea akan habis pada musim panas ini (Foto: Getty Images/Catherine Ivill)
Jakarta -

Negosiasi kontrak baru Antonio Ruediger di Chelsea belum juga mencapai kata sepakat. Chelsea diwanti-wanti agar jangan sampai kehilangan Ruediger secara gratis.

Ruediger sudah berada di tahun terakhir dalam kontraknya di Stamford Bridge. Kontraknya bersama The Blues akan berakhir pada musim panas ini.

Namun, negosiasi pembaruan kontrak bek internasional Jerman itu belum juga mencapai kata sepakat. Chelsea diyakini enggan memenuhi permintaan gaji Ruediger yang melebihi 200 ribu paun per pekan.

Sejumlah klub besar Eropa seperti Real Madrid dan Bayern Munich kabarnya membuka peluang untuk merekrut Ruediger jika si pemain tidak mencapai kesepakatan dengan Chelsea. Dengan situasinya saat ini, Ruediger bisa mulai negosiasi untuk transfer cuma-cuma dengan klub lain pada Januari nanti.

Bek Chelsea lainnya, Andreas Christensen, juga ada dalam situasi serupa dengan Ruediger. Menurut laporan yang beredar, Chelsea diyakini sudah menyepakati kontrak baru berdurasi lima tahun, tapi Christensen meminta perubahan di saat-saat akhir jadi tiga tahun.

Mantan bek Chelsea Glen Johnson meminta eks klubnya itu agar tak membiarkan Ruediger dan Christensen pergi secara cuma-cuma. Menurutnya, itu akan sangat merugikan Chelsea.

"Dari sudut pandang bisnis, itu akan jadi bencana," ujar Johnson seperti dilansir Metro.

"Apakah klub ingin mereka di sana untuk jangka panjang itu tidak ada hubungannya karena untuk menggantikan kedua pemain itu, Anda akan menghabiskan banyak uang."

"Bahkan memberi mereka kesepakatan satu tahun dengan niat untuk menjual mereka setelah enam bulan akan lebih masuk akal daripada membiarkan mereka pergi secara cuma-cuma."

"Itu akan jadi bisnis yang buruk terlepas dari apakah klub menyukai mereka sebagai pemain atau tidak," katanya.

(nds/yna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT