ADVERTISEMENT

Badai COVID-19 di Liga Inggris, Klopp Minta Periode Boxing Day Ditinjau

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Senin, 20 Des 2021 13:00 WIB
Liverpools manager Jurgen Klopp leaves the field at the end of the English Premier League soccer match between Tottenham Hotspur and Liverpool at the Tottenham Hotspur Stadium in London, Sunday, Dec. 19, 2021. (AP Photo/Frank Augstein)
Juergen Klopp minta Premier League tinjau periode Boxing Day. (Foto: AP/Frank Augstein)
Jakarta -

Liga Inggris kini tengah dihadapkan pada badai COVID-19. Situasi ini berpotensi makin rumit jika tak ada langkah antisipasi menuju periode Boxing Day.

Sebanyak enam pertandingan Premier League akhir pekan kemarin ditunda karena persoalan COVID-19. Sejumlah klub memang melaporkan kasus-kasus positif, sehingga penundaan harus dilakukan untuk mencegah penularan lebih jauh.

Premier League sejauh ini mengindikasikan niat untuk terus menggulirkan liga. Sementara desakan untuk menghentikan dulu kompetisi untuk memutus rantai penyebaran juga bermunculan.

Manajer Liverpool Juergen Klopp sebelumnya menolak ide penghentian kompetisi. Tapi kini berubah pikiran setelah melihat situasi yang ada plus jadwal yang memadat di akhir tahun.

Liverpool sebelumnya punya tiga kasus COVID-19 yakni pada Virgil van Dijk, Fabinho, dan Curtis Jones. Ketiganya masih absen dalam laga kontra Tottenham Hotspur, Minggu (19/12/2021) malam WIB tadi.

Nah selanjutnya mereka ditunggu tiga pertandingan dalam jarak berdekatan: melawan Leicester City di Piala Liga Inggris, lalu Leeds United dan Leicester lagi di Premier League. Tiga pertandingan itu digelar hanya dalam tempo delapan hari saja, pada Rabu (22/12) lalu Minggu (26/12) dan Selasa (28/12) waktu setempat.

Mengingat ada risiko pemain bisa absen kapan saja jika tiba-tiba positif COVID-19, Klopp meminta Premier League mempertimbangkan periode Boxing Day dengan bijak.

"Kami sudah bermain hari Rabu, Minggu, dan sekarang Selasa, itu tak mungkin. Kami tak punya pemain. Bisa terjadi kan, kami mungkin punya satu atau dua kasus lain sehingga pemain mesti karantina," ungkap Juergen Klopp dikutip Sky Sports.

"Laga tanggal 26 dan 28, itu sungguh enggak memungkinkan. Kami sih lebih memilih bermain, tapi kami butuh bantuan dengan jadwal ini. Hal besar yang harus kita bicarakan adalah apakah kita bisa lanjut bermain atau tidak, tapi kalau kita lanjut, enggak bisa lanjut kayak biasanya."

"Kalau kita tak bermain dan ada jeda, saya juga tak masalah dengan itu. Mereka bilang sebelum Corona bahwa kita agak sibuk di periode ini. Dan sekarang Corona memberikan kita pukulan yang telak dan memberi tahu bahwa kita tak bisa melanjutkan liga seperti ini," sambungnya.

(raw/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT