ADVERTISEMENT

Premier League Jalan Terus Meski Diserang COVID-19

Yanu Arifin - Sepakbola
Selasa, 21 Des 2021 05:00 WIB
BRIGHTON, ENGLAND - AUGUST 21: Premier League Nike Flight match ball is placed for a corner kick during the Premier League match between Brighton & Hove Albion and Watford at American Express Community Stadium on August 21, 2021 in Brighton, England. (Photo by Steve Bardens/Getty Images)
Premier League memutuskan tetap melanjutkan kompetisi di tengah ancaman virus corona yang mulai mengganas di Inggris. (Foto: Steve Bardens/Getty Images)
London -

Premier League memutuskan tetap jalan seperti biasa, di tengah ancaman gelombang baru COVID-19. Kompetisi akan jalan sesuai jadwal.

Wacana kompetisi ditunda menyeruak sepekan terakhir. Itu setelah beberapa pertandingan Liga Inggris ditunda karena COVID-19, khususnya dari varian Omicron yang sudah merebak di Inggris.

Akhir pekan lalu, sebanyak 6 dari 10 pertandingan Liga Inggris harus ditunda. Hanya empat laga yang bisa digelar.

Pada Senin (20/12/2021), Premier League menggelar rapat dengan klub membahas nasib kompetisi. Salah satunya topiknya adalah wacana menunda kompetisi guna memutus rantai penyebaran virus corona.

Dan hasilnya adalah sejumlah klub memilih melanjutkan kompetisi. Mereka siap main sesuai jadwal, yang mana bakal memasuki periode sibuk Natal dan Tahun Baru 2022.

"Sambil mengenali tantangan COVID-19, niat kolektif Liga adalah untuk melanjutkan jadwal pertandingan saat ini jika memungkinkan," tulis pernyataan Premier League di situs resminya.

Dilansir Sky Sports, ada tiga opsi dalam pertemuan itu. Ada yang memilih terus bermain di lokasi yang aman, menunda laga akhir dan tengah pekan, dan yang terakhir berhenti bermain. Tak ada yang mau berhenti bertanding.

Selain membahas jadwal, pertemuan itu juga membahas masalah vaksinasi di kalangan pemain. Premier League mengumumkan, sebanyak 92 persen pemain dan staf di klub sudah menerima vaksin.

Di kalangan pemain sendiri, sebanyak 77 persen sudah menerima dua dosis vaksin. Jumlahnya meningkat dari Oktober, yang ketika itu diumumkan baru 68 persen.

Selain itu, pertemuan juga membahas isu penundaan laga yang terlalu mepet jelang pertandingan. Beberapa laga akhir pekan lalu harus ditunda beberapa jam sebelum kick-off.

Adapun melanjutkan kompetisi juga bakal dilakukan di ajang Piala Liga Inggris. Sementara Piala FA akan meniadakan laga replay babak ketiga dan keempat untuk mengurangi potensi merebaknya virus corona.

(yna/pur)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT