Conte Bawa Mentalitas Elite ke Tottenham

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Selasa, 28 Des 2021 19:30 WIB
LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 21: Antonio Conte, Manager of Tottenham Hotspur and Sergio Reguilon of Tottenham Hotspur embrace after the Premier League match between Tottenham Hotspur and Leeds United at Tottenham Hotspur Stadium on November 21, 2021 in London, England. (Photo by Ryan Pierse/Getty Images)
Antonio Conte dianggap membawa mentalitas elite ke Tottenham Hotspur. (Foto: Getty Images/Ryan Pierse)
Jakarta -

Tottenham Hotspur dijagokan bersaing untuk empat besar. Keberadaan Antonio Conte menghadirkan mentalitas elite ke Spurs.

Tottenham Hotspur tampil lebih solid sejak kedatangan Conte pada awal November lalu. Dari 11 pertandingan sejauh ini, The Lilywhites mengoleksi tujuh kemenangan, tiga kali imbang, dan baru sekali kalah.

Di Premier League, Tottenham-nya Conte malah belum sekalipun kalah. Harry Kane dkk merebut empat kemenangan dan dua kali imbang sejauh ini.

Dengan rangkaian hasil tersebut, Tottenham saat ini berada di posisi lima sementara dengan 29 pertandingan dari 16 laga. Mereka masih punya tiga laga simpanan untuk mencoba merangsek ke empat besar.

Mantan bek tim nasional Inggris dan Liverpool Jamie Carragher memprediksi Tottenham bisa masuk ke zona Liga Champions. Conte memberikan kestabilan dan menyuntikkan mentalitas elite ke Spurs untuk bisa bersaing dengan para rival top.

"Alasan kenapa saya merasa Spurs sepertinya punya kans sangat bagus masuk empat besar adalah karena mereka punya manajer elite. Mereka punya seorang manajer elite, mereka punya manajer yang secara realistis bisa melawan Juergen Klopp, Pep Guardiola, Thomas Tuchel," ungkap Carragher di Sky Sports dan dikutip Football London.

"Lihatlah rekornya di sini. Dia menjuarai Premier League, dia memenangi Piala FA di musim keduanya, dia membuat perubahan besar sebagai awalan dengan Spurs dan rasio kemenangan itu (67%) menempatkannya di kalangan manajer elite."

"Lihatlah ke Spurs dan Anda mungkin harus kembali ke manajer paling terkenal di klub itu, Bill Nicholson, yang memenangi dobel di tahun 61 silam. Mereka belum pernah punya lagi manajer di level tersebut."

"Orang-orang mungkin bilang Mourinho, dan Ya, rekornya menyatakan itu. Tapi itu bukan Mourinho di titik terbaiknya. Saya rasa mereka punya seorang manajer di titik terbaiknya sekarang dan rasanya itu yang memberi mereka kesempatan," tambahnya.



Simak Video "Tottenham Mulai Bangkit Bersama Conte"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/aff)