Level Tottenham Masih Jauh, Jauh, dan Jauh Tertinggal

Yanu Arifin - Sepakbola
Senin, 24 Jan 2022 08:00 WIB
LONDON, ENGLAND - JANUARY 23: Antonio Conte, Manager of Tottenham Hotspur gives instructions during the Premier League match between Chelsea and Tottenham Hotspur at Stamford Bridge on January 23, 2022 in London, England. (Photo by Clive Mason/Getty Images)
Manajer Tottenham Hotspur, Antonio Conte. (Foto: Clive Mason/Getty Images)
London -

Tottenham Hotspur digebuk Chelsea 0-2 dalam lanjutan kompetisi Liga Inggris. Manajer Antonio Conte menyebut level The Lilywhites tertinggal jauh sekali.

Tottenham kalah 0-2 dari sang rival sekota di Stamford Bridge, London, Minggu (23/1/2022). Sepasang gol dari Hakim Ziyech dan Thiago Silva membuat tim tamu terdiam.

Kekalahan itu membuat Tottenham tertahan di peringkat 7 klasemen Liga Inggris, dengan mengoleksi 36 poin, tertinggal 11 angka dari Chelsea di peringkat tiga.

Tak cuma itu, ini menjadi kekalahan ketiga beruntun Tottenham atas Chelsea. Dua kekalahan lainnya sempat ditelan dari ajang Piala Liga Inggris.

Usai laga, Conte ditanya soal upayanya membuat Tottenham bersaing. Ia ogah membahas soal pemain incaran di bursa transfer, namun banyak menyinggung level timnya yang dinilai sudah jauh ketinggalan, khususnya dengan pesaing seperti Manchester City, Liverpool, dan Chelsea.

"Untuk menjadi tim penting, Anda butuh pemain penting. Saat ini kami masih jauh. Ini membutuhkan waktu. Bertahun-tahun," katanya kepada 5Live.

"Klub tahu betul apa yang saya pikirkan dan waktu yang kami butuhkan untuk memangkas jarak itu. Bukan di bursa transfer caranya untuk memangkas jarak itu. Dalam beberapa tahun terakhir, kesenjangan ini menjadi sangat, sangat besar. Tidak mudah untuk menemukan solusi dalam waktu singkat saat ini."

"Kami memiliki empat bulan untuk mencoba memberikan segalanya. Jika kami pikir akan menyelesaikan situasi dengan bursa transfer, bukan begitu kenyataannya."

"Kami butuh waktu bertahun-tahun, tapi yang pasti harus memulainya. Ada titik untuk memulainya. Dalam beberapa tahun terakhir, level skuad menurun, dan saatnya untuk meningkatkannya," ujar manajer asal Italia itu.

(yna/pur)