Eks Wasit Top Inggris pun Pertanyakan 2 Gol Liverpool Vs Palace

Kris Fathoni W - Sepakbola
Senin, 24 Jan 2022 15:00 WIB
LONDON, ENGLAND - JANUARY 23: Fabinho of Liverpool celebrates with Jordan Henderson, Takumi Minamino and Roberto Firmino after scoring from the spot during the Premier League match between Crystal Palace  and  Liverpool at Selhurst Park on January 23, 2022 in London, England. (Photo by Mike Hewitt/Getty Images)
Fabinho merayakan gol ketiga Liverpool bersama rekan-rekannya. Foto: Getty Images/Mike Hewitt
Jakarta -

Kemenangan Liverpool di markas Crystal Palace bernuansa kontroversi. Eks wasit top Inggris Mark Clattenburg pun menganggap dua proses golnya tidak sah.

Clattenburg, dalam kolomnya di Daily Mail, pertama-tama mempertanyakan keabsahan gol Alex Oxlade-Chamberlain yang menjadi gol kedua si Merah dalam kemenangan 3-1 atas Palace.

Menurutnya, ketika Andy Robertson mengirim bola ke kotak penalti, ada Roberto Firmino yang berada dalam posisi offside dan melakukan pergerakan yang bisa dikategorikan aktif dalam proses gol.

"Firmino melompat dan membuat usaha menyambut umpan silang itu. Jika ia tidak ada di sana, bek Palace Tyrick Mitchell bisa menghalau bola dengan sundulan jadi si striker Liverpool menganggu permainan."

"Pada prosesnya, bola sampai ke Alex Oxlade-Chamberlain, yang mencetak gol. VAR semestinya melakukan intervensi," tutur Clattenburg.

Liverpool Harusnya Tak Dapat Penalti

Mark Clattenburg kemudian mengomentari gol terakhir dalam laga tersebut, lewat eksekusi penalti Fabinho. Wasit Kevin Friend awalnya menyatakan tidak ada penalti, tapi mengubah keputusan usai intervensi Craig Pawson via VAR.

Keputusan penalti buat Liverpool itu sendiri terjadi setelah Vicente Guaita dianggap melanggar Diogo Jota. Padahal, kata Clattenburg, keputusan awal Kevin Friend untuk tidak memberikan penalti sudah tepat.

"Ketika Diogo Jota mengirim bola melewati Vicente Guaita, ia bergerak ke arah kiper dan menjadi penyebab terjadinya senggolan," kata Clattenburg, yang menjadi wasit papan atas Inggris sampai keputusannya mundur pada tahun 2017.

"Aku tidak paham kenapa Craig Pawson terlibat dengan VAR. Jelas tak ada kesalahan dari (keputusan) Friend. Wasit melihat insiden itu dan tidak menganggapnya sebuah pelanggaran."

"Setelah harus melihat monitor di tepi lapangan, Friend sayangnya tidak mendukung keputusan awalnya sendiri untuk menegaskan bahwa itu sudah benar," sebutnya.

Sebelumnya, perkara penalti buat Liverpool ini juga sudah dipertanyakan oleh Patrick Vieira selaku manajer Palace dan juga eks pemain timnas Inggris, Alan Shearer.

Lihat juga video 'Viral Ben White Tampar Tangan Asisten Wasit Usai Arsenal Tersungkur':

[Gambas:Video 20detik]



(krs/rin)