Diduga Hajar Pacar, Greenwood Di-Unfollow Cristiano Ronaldo cs?

ADVERTISEMENT

Diduga Hajar Pacar, Greenwood Di-Unfollow Cristiano Ronaldo cs?

Lucas Aditya - Sepakbola
Senin, 31 Jan 2022 11:00 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - APRIL 18: Mason Greenwood of Manchester United celebrates after scoring his teams second goal during the Premier League match between Manchester United and Burnley at Old Trafford on April 18, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Gareth Copley/Getty Images)
Mason Greenwood ramai di-unfollow pemain Manchester United.(Foto: Getty Images/Gareth Copley)
Jakarta -

Pemain muda Manchester United, Mason Greenwood, di-unfollow oleh beberapa pemain senior termasuk Cristiano Ronaldo. Kabar penganiayaan Greenwood terhadap kekasih menjadi pemicunya.

Greenwood dituding melakukan tindak kekerasan pada pacarnya, Harriet Robson, yang sampai babak belur bahkan berdarah-darah. Kejadian itu diketahui lewat foto-foto dan unggahan Harriet di media sosial.

Pihak kepolisian Greater Manchester sudah melakukan tindal lanjut atas perbuatan Greenwood itu. Pemain 20 tahun itu sudah ditangkap polisi, pihak Setan Merah juga sudah membukan pemain nomor 11 itu dari tim.

Investigasi dilakukan oleh pihak kepolisian karena ada dugaan Greenwood juga melakukan pemerkosaan selain penyerangan. Greenwood saat ini sedang diinvestigasi.

Di media sosial Twitter, akun @RonaldoProp merinci para pemain MU yang sudah tak mengikuti Greenwood di media sosial. David De Gea menjadi yang pertama melakukannya di Instragram.

Setelah itu, Cristiano Ronaldo dan Edinson Cavani juga melakukan yang sama. Alex Telles, Paul Pogba, dan juga yang terakhir Marcus Rashford juga akhirnya tak berteman lagi dengan Greenwood di Instagram.

Di pihak klub, MU masih belum meng-unfollow Mason Greenwood. Pihak klub sudah memberikan penyataan resmi mengenai kasus yang menimpa pemain yang sudah tampil 129 kali untuk MU itu.

"Kami tahu soal gambar-gambar serta tuduhan yang muncul di media sosial," kata pernyataan resmi MU.

"Kami tidak akan berkomentar lebih jauh sampai fakta bisa ditemukan. Manchester United sama sekali tidak menolerir tindak kekerasan," kata pernyataan itu menambahkan.

(cas/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT