ADVERTISEMENT

Saul Mau Keluar dari Zona Nyaman, makanya Tinggalkan Atletico

Putra Rusdi K - Sepakbola
Kamis, 03 Feb 2022 10:45 WIB
WATFORD, ENGLAND - DECEMBER 01: Moussa Sissoko of Watford FC is closed down by Saul Niguez and Mason Mount of Chelsea during the Premier League match between Watford and Chelsea at Vicarage Road on December 01, 2021 in Watford, England. (Photo by Richard Heathcote/Getty Images)
Saul ungkap alasan hengkang ke Chelsea (Foto: (Getty Images/Richard Heathcote)
London -

Saul Niguez mengungkap alasan meninggalkan Atletico Madrid ke Chelsea. Ia mengaku ingin keluar dari zona nyaman.

Saul memutuskan untuk bergabung dengan Chelsea awal musim ini dengan status pinjaman dari Atletico Madrid. Gelandang 27 tahun ini untuk pertama kalinya meninggalkan Atletico yang dibelanya sejak junior.

Ia mencatatkan 340 penampilan bersama Los Rojiblancos dengan mengemas 43 gol. Pria kelahiran Elche ini turut mengantarkan Atletico meraih satu gelar LaLiga dan Copa del Rey serta dua gelar Liga Europa.

Keputusan Saul meninggalkan Atletico terbilang mengejutkan Pasalnya, ia jadi andalan utama dari Diego Simeone dalam beberapa musim terakhir.

Di Chelsea, Saul tampak kesulitan beradaptasi. Tak adanya pengalaman bermain di luar Liga Spanyol dan minimnya kemampuan dalam berbahasa Inggris jadi faktor Saul belum optimal di Chelsea.

Saul baru tampil dalam 17 laga Chelsea di musim ini dengan sebagian besar dari bangku cadangan. Ia juga belum bikin atau assist untuk The Blues.

Situasi sulit Saul di Chelsea membuat beberapa pihak kembali mempertanyakan keputusannya meninggalkan Atletico. Meski demikian, Saul tampaknya tak peduli dengan hal ini.

Ia mengungkap bahwa alasannya gabung ke Chelsea dari Atletico adalah untuk mencari tantangan baru dan keluar dari zona nyaman. Kondisinya di Chelsea saat ini adalah risiko dari keputusannya tersebut.

"Saya perlu mengeluarkan kepala saya dari dunia Atletico Madrid untuk sementara waktu karena saya sudah berada di sana sejak saya berusia 12 tahun dan semuanya lebih mempengaruhi saya. Jika para fans bersiul kepada Anda, itu lebih mempengaruhi Anda karena orang-orang itu adalah teman-teman Anda dan ketika Anda memiliki saat-saat sulit, Anda menjalaninya dengan cara yang berbeda," ungkap Saul kepada Mundo Deportivo.

(pur/ran)

ADVERTISEMENT