Lacazette sang Penyelamat

ADVERTISEMENT

Lacazette sang Penyelamat

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Jumat, 25 Feb 2022 13:26 WIB
LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 24: Alexandre Lacazette of Arsenal celebrates their sides second goal during the Premier League match between Arsenal and Wolverhampton Wanderers at Emirates Stadium on February 24, 2022 in London, England. (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)
Alexandre Lacazette, sang penyelamat Arsenal. (Getty Images/Shaun Botterill)
London -

Alexandre Lacazette jadi penentu kemenangan Arsenal atas Wolverhampton. Performa Lacazette bikin manajer The Gunners puas bukan main.

Arsenal butuh tiga poin kala menjamu Wolverhampton di Emirates Stadium, jumat (25/2/2022) dini hari WIB. Tapi, perjuangan meraih tiga poin terbilang berat karena mereka harus tertinggal gol cepat di menit keempat yang dibuat Hwang Hee-chan.

Setelah itu, Arsenal berupaya mencari gol tapi selalu gagal karena pertahanan ketat Wolves. Penampilan Jose Sa di bawah mistar Wolves membuat frustrasi para pemain depan Arsenal.

Arsenal akhirnya bisa menyamakan skor di menit ke-82 saat Nicolas Pepe menjebol gawang Jose Sa lewat sepakan terukur di kotak penalti. Laga tampaknya akan berakhir imbang sebelum Sa melakukan bunuh diri saat hendak menghalau bola sepakan Lacazette di menit ke-95!

Menang 2-1, Arsenal kini menguntit Manchester United di posisi keempat dengan hanya selisih satu poin! Hal ini bikin Arteta senang karena semangat pantang menyerah yang ditunjukkan timnya.

Terutama melihat penampilan Lacazette yang kembali bisa diandalkan di lini serang. Meski ketambahan beban sebagai kapten tim, Lacazette terlihat enjoy menjalani peran itu dan selalu tampil oke ketika dipertaya.

"Ketika saya melihat striker kami mengejar full back sampai ke tiang korner pada menit ke-85, lalu merebut bola, bermain, bertarung, kehilangan satu, dua peluang, lalu berupaya lagi. Saya bisa bilang apa?," ujar Arteta seperti dikutip Sky Sports.

"Saya cuma bisa mengapresiasi dan membantu sebisa mungkin serta mendukungnya. Pada akhirnya dia mendapatkan hadiah untuk itu. Menurut saya, itu adalah gol Lacazette," sambungnya.

Boleh jadi penampilan Alexandre Lacazette ini seperti kode agar manajemen segera memperpanjang kontraknya akhir musim ini. Sebab masa tinggal Lacazette tinggal tersisa beberapa bulan lagi dan ada kemungkinan balik ke Lyon.

"Kami tidak tahu apa yang akan terjadi di akhir musim. Yang dia harus lakukan adalah menepikan urusan itu sementara. Itu bagian dari sepakbola, tidak ada kontrak berjangka waktu 20 tahun. Itulah bagian dari pekerjaan dan kami harus sadar akan hal itu," sambungnya.

"Saya tidak perlu bicara banyak soal dia, karena setiap harinya dia selalu bersikap seperti ingin bertahan terus bersama kami."

(mrp/cas)

ADVERTISEMENT